Ini Upaya PT TIMAH Jaga Ekosistem Laut dan Dukung Nelayan

Loading

RedBabel–PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memulihkan ekosistem pesisir melalui berbagai program reklamasi laut dan TJSL. Perusahaan menanam terumbu buatan, fish shelter, transplantasi karang, serta atraktor dan restocking cumi-cumi di perairan Bangka Belitung.

Sejak 2016–2025, PT TIMAH telah menenggelamkan 9.600 unit terumbu buatan, 3.105 unit fish shelter, dan melakukan 1.475 unit transplantasi karang, dan menenggelamkan 81 unit atraktor cumi di Pantai Tambak Udang, Kabupaten Bangka. Di Kabupaten Belitung, perusahaan menambahkan 30 unit atraktor cumi di perairan Sungai Padang.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengapresiasi kolaborasi PT TIMAH dan HNSI. Menurutnya, penempatan atraktor di Pantai Tambak Udang telah melalui kajian ilmiah bersama Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mendukung keberlanjutan program.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Ade Winarko, menyampaikan apresiasi atas dukungan perusahaan dalam menjaga sumber daya kelautan.

‎”Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kepedulian PT Timah dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan dengan menenggelamkan atraktor cumi di perairan Sungai Padang,” kata Kepala Dinas Perikanan Belitung, Ade Winarko dikutip dari Antara beberapa waktu lalu

Ketua Sayangi Babel Kite Indra Ambalika juga menyebutkan, upaya menjaga keberlanjutan populasi cumi-cumi menjadi penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir karena memiliki nilai yang ekonomis. (*) (*HumasPTTIMAH/RB)

About The Author

Pos terkait