Ini Pesan Wawako Untuk Dapur MBG di Kota Pangkalpinang

Loading

RedBabel-PANGKALPINANG — Rapat Koordinasi Pelaksanaan Makan Gizi Gratis (MBG) di Kota Pangkalpinang dihadiri oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Dessy Ayutrisna dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkapinang, serta puluhan pelaku usaha Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam Rapat yang digelar di Ruang Balai Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (16/4/2026) ini, Wawako menyinggung adanya indikasi masalah serius, mulai dari makanan tidak layak hingga potensi keracunan yang banyak terjadi.

Kualitas makanan harus jadi prioritas utama. Jangan anggap sepele, dan jangan sampai masyarakat atau anak-anak kita dirugikan,” tegasnya dalam sambutan.

Cece sapaan akrab Wawako Pangkalpinang juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia meminta seluruh pihak, termasuk pelaksana dan stakeholder terkait, untuk lebih aktif melakukan kontrol dan pemantauan guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Jika ada masalah, atau kendala, jangan diam. Segera komunikasikan. Kita butuh kerja sama kuat, bukan jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama MBG bukan sekadar program formalitas, melainkan memastikan masyarakat—terutama anak-anak—mendapatkan asupan gizi yang layak sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

Dengan berbagai catatan tersebut, Pemkot Pangkalpinang berkomitmen memperbaiki sistem koordinasi, memperkuat pengawasan, serta memastikan standar kualitas benar-benar diterapkan di lapangan.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi titik balik agar pelaksanaan MBG di Pangkalpinang tidak lagi menyisakan masalah, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Terakhir Cece menuntut adanya keterbukaan komunikasi dari para pengusaha, baik mengenai transparansi menu yang disajikan maupun segala aktivitas produksi yang dilakukan. Pemkot tidak ingin lagi menemukan dan mendapatkan laporan adanya praktik usaha yang mengabaikan aspek keamanan pangan demi meraup keuntungan semata.(Ab/RB)

About The Author

Pos terkait