Camat Simpang Rimba : Selama Ini Masyarakat Merasakan Langsung Manfaat Bantuan Dari PT Timah

Loading

RedBabel–PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Berbagai program yang dijalankan dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti di Kabupaten Bangka Selatan.

Pelaksanaan program TJSL tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Melalui komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi melalui program-program sosial, ekonomi, kesehatan hingga pengembangan sektor pertanian.

Camat Simpang Rimba, Normansyah mengatakan, selama ini PT TIMAH (Persero) Tbk telah menyalurkan berbagai bantuan kemasyarakatan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sejauh ini sudah banyak bantuan yang diberikan, seperti bantuan sembako, sapi kurban setiap tahun, hingga program pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam kegiatan pembahasan pembaharuan RIPPM PT TIMAH di Bangka Selatan beberapa waktu lalu.

Ia berharap sinergi antara perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dapat terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Normansyah juga menyampaikan harapan terkait dukungan pembangunan infrastruktur berupa jembatan di Desa Permis dan Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas operasional di wilayah tersebut.

Harapannya program-program yang dijalankan ke depan semakin memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Paku, Palmori. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Paku telah menerima berbagai bantuan dari perusahaan, khususnya di sektor pertanian dan kesehatan.

Kami menerima bantuan sapi kurban, pengembangan kebun cabai, serta program pengobatan gratis yang sangat membantu masyarakat,” jelas Palmori.

Menurutnya, program pengembangan pertanian cabai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Bahkan, hasil panen cabai pada tahun 2025 mendorong masyarakat menggelar Panen Raya sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan sektor pertanian desa.

Meski demikian, Palmori berharap program layanan kesehatan gratis dapat kembali dilaksanakan secara rutin karena masih sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya dukungan di sektor lingkungan dan pertanian seperti bantuan mobil pengangkut sampah, penyediaan sarana air bersih, hingga alat pengolahan hasil pertanian cabai.

“Alhamdulillah, program-program ini sangat membantu warga dan mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ucapnya.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, pelaksanaan program TJSL PT TIMAH (Persero) Tbk diharapkan dapat terus berjalan optimal serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di Bangka Selatan. (*HumasPTTIMAH/RB)

About The Author

Pos terkait