Wagub Babel Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan ke-73

0
233

RedBabel, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung kembali menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke 73 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Upacara yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Bangka Belitung, di Air Itam Pangkalpinang, Sabtu (10/11/2018) pagi itu, Wakil Gubernur (Wagub) Bangka Belitung, Abdul Fatah.

Ikut hadir dalam Upacara tersebut Pejabat dari unsur Forkopimda Bangka Belitung, para Pejabat di lingkup Pemprov Bangka Belitung, Veteran, Tokoh Masyarakat, Persatuan Bhayangkari Babel,  Persatuan Istri Tentara ( PERSIT) Babel, ASN di lingkup Pemprov Bangka Belitung, Mahasiwa, Pelajar, serta unsur terkait lainnya.

Menteri Sosial Republik Indonesia (RI) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya yang disampaikan Wagub Abdul Fatah mengatakan, Peringatan 10 November merupakan peringatan untuk mengenang pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

“Setiap tahun pada tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperigati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya,” kutip Wagub Abdul Fatah.

Peringatan Hari Pahlawan, lanjut Wagub, bukan semata – mata sebuah acara, namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi, namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini, ditegaskannya, penting, karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis, namun dinamis bisa menguatkan bahkan dapat melemah.

Untuk itu, kiranya seluruh rangkainan kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semagat baru mewarisi nilai kejuaraan dan patriotisme dalam membanguan bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2018 mengusung tema “Semangat Pahlawan di Dadaku”, ditambahkan Wagub, mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai kepahlawanan.

“Oleh karenanya, siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara,”  kutip Wagub kembali.

Peringatan Hari Pahlawan, sambung Wagub, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan instropeksi diri, sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai – nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Wagub juga menyampaikan ajakan Menteri Sosial, untuk terus mengobarkan semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara.

Kemudian, jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. “Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita,” tutup Wagub.

Sementara itu, seperti pada peringatan Hari Pahlawan tahun-tahun sebelumnya, disela-sela upacara bendera 2018 ini, juga dibacakan pesan-pesan para Pahlawan Kemerdekaan RI. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.