Usung Tema Cinta Lingkungan dan Cinta Budaya Lokal, SDN 10 Pangkalpinang Lakukan Gebyar Karya P5

0
162

RedBabel-PANGKALPINANG — Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Kurikulum ini mengutamakan strategi pembelajaran berbasis proyek yang disebut Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Gebyar karya P5 dilaksanakan pada hari Sabtu (17/06/2023) di halaman SD Negeri 10 Pangkalpinang dengan mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan dan Kearifan Lokal”. Gebyar ini merupakan panen hasil belajar Implementasi Kurikulum Merdeka siswa kelas 1 dan kelas 4 selama satu tahun.

Acara diawali dengan pembukaan “Lomba Masak Makanan Khas Bangka Belitung (Lempah Kuning)” antar paguyuban kelas oleh kepala sekolah. Setelah itu, para tamu undangan menyaksikan penampilan dari siswa kelas 1 dan kelas 4 yaitu senam pelajar pancasila, pidato bahasa inggris, ceramah da’i cilik, tari kreasi, cerita islami, dan cerita bahasa daerah.

Tim Panitia Gebyar Karya P5 Sedaluh SD Negeri 10 Pangkalpinang

Tamu undangan ikut serta mengunjungi galeri “Pameran Hasil Karya P5” siswa kelas 1 dan kelas 4. Projek siswa kelas 1 adalah “Pot Indah dari Limbah Botol” pada semester 1 dan buku mini “Aku, Temanku, dan Bahasa Daerahku” pada semester 2. Sedangkan projek siswa kelas 4 adalah “Tumbuhan Sumber Kehidupan” pada semester 1 dan “Warna-Warni Telur Seroja” pada semester II.

Ada juga “Market Day” yang menjual beragam makanan khas dan aksesoris dengan tema kearifan lokal oleh paguyuban kelas 2, 3, dan 5. Selanjutnya, para tamu undangan dapat menikmati sajian yang disuguhkan paguyuban kelas 1 dan kelas 4 pada “Festival Makanan dan Minuman Khas Bangka Belitung”, diantaranya ada bakwan, mie kuah ikan, rangai, ipok-ipok, air kabung, es jeruk kunci serta beragam makanan dan minuman khas Bangka Belitung lainnya yang dapat dinikmati pengunjung.

Bapak Sugeng Riyadi, S.Pd selaku kepala sekolah SD Negeri 10 Pangkalpinang sangat mendukung pelaksanaan gebyar karya P5 ini sebagai panen hasil belajar setelah anak-anak menyelesaikan proyeknya selama satu tahun. Menurut beliau, rangkaian kegiatan pada pelaksanaan projek dengan tema kearifan lokal ini telah menumbuhkan dimensi profil pelajar Pancasila.

“Dengan adanya gebyar karya P5 ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta anak terhadap lingkungan dan budaya daerah Bangka Belitung”  pungkasnya. (*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.