UPT KPH Sumbulan Bangka Tengah Lakukan Pendataan Kebun Petani di Kawasan Hutan

0
220

RedBabel, Bangka Tengah- Unit Pelayanan Terpadu ( UPT) KPH Sumbulan kabupaten Bangka Tengah Senin (22/10) Melakukan pendataan ke lokasi perkebunan petani yang bercocok tanam di area kawasan Hutan Produksi ( HP) maupun Hutan Lindung ( HL) dikawasan Hutan jalan Desa Kerantai. Kegiatan ini bertujuan untuk mendata perkebunan masyarakat yang berada di kawasan tersebut dan sekligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa sangat pentingnya kawasan hutan bagi masyarakat.” Ujar Kepala UPT KPH Bangka Tengah Badariah.

Ia katakan” Sebelumnya kegiatan seperti ini sudah pernah dilakukan oleh dinas kehutanan Bangka Tengah ‘ dan apa yang kami lakukan ini merupakan kegiatan akhir tahun yang bertujuan untuk mengelola kawasan hutan di Bangka Tengah.” Ungkapnya. Lebih lanjut ia katakan ” kami dari UPT KPH Bangka Tengah dalam hal ini juga sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan lahan yang dibuka menjadi perkebunan ‘ karena saat ini kementrian tidak main main dalam melakukan penindakan terhadap aktivitas di kawasan hutan lindung’ karena ada aturan yang mengatur’ mengingat kawasan hutan tidak boleh ada jual beli lahan, sewa menyewa lahan serta jual beli dibawah tangan.” Jelas Badariyah.

“Dengan adanya pendataan seperti ini saya berharap masyarakat bisa mengerti ‘dan untuk kedepannya para pengelola perkebunan akan kita buat kelompok yang nantinya akan kita lakukan pembinaan terus menerus dengan melakukan survey’ selanjutnya akan kita bentuk kerja sama pemberdayaan stady pembangunan 10 tahun kedepan.” Terangnya. Sementara itu’ terkait untuk kawasan pertambangan harus memiliki izin pinjam pakai’ jika tidak memiliki akan kita peringati dengan melayangkan surat peringatan.Jika pun masih membandel maka akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan.”Pungkasnya.

“Kami pun mengingatkan kepada masayarakat yang beraktivitas di kawasan hutan ‘harus bersedia kita data ‘kalaupun semisalnya belum memenuhi syarat yang ada’maka kami akan menyuruh mereka melengkapi data yang ada begitu juga dengan sayarat yang sangat mudah.” Disingung apakah program ini terhambat di jalankan di Babel ia menjelaskan ” Sebelumnya dinas kehutanan Bangka Tengah telah melakukan sidak dan pendataan’ namun sampai saat ini data yang tersimpan tidak tahu kemana.” “Mengingat saat ini kami sudah memiliki tim dan target’ kita akan lebih mudah untuk melakukan pendekatan kepada masayarakat serta mensosialisasi tentang kawasan hutan yang sudah dipergunakan oleh masayarakat, supaya mereka tahu tentang indukasi tentang pentingnya kawasan hutan’ dan dalam hal ini mereka akan kita ajak kerjasama yang nantinya kita tawarkan kepada mereka inifator untuk membantu agar mereka bisa mengelola kawasan hutan dengan baik karena Babel sudah mejadi perhatian dunia”. tutupnya. (Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.