Tinjau Langsung Pembangunan Faskes Penanganan Covid-19, Gubernur Erzaldi Sampaikan Hal Ini

0
80

RedBabel-BANGKA – Mengingat beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan angka suspek pasien Covid-19, sehingga menyebabkan tempat karantina pasien yang disiapkan pemerintah provinsi Babel menjadi penuh.

Dengan adanya bantuan pembangunan fasilitas kesehatan rumah sakit penanganan Covid-19 bertempat di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, Desa Air Anyir, Kec. Merawang, Kabupaten Bangka, dari pemerintah pusat, diharapkan agar segera dapat dipergunakan untuk penanganan pasien Covid-19.

Kamis 10/12/10, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman didampingi Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono; Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa; dan Dirut BUMD Babel, Prof. Saparrudin,mengunjungi dan meninjau secara langsung proses pembangunan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19, guna memastikan pembangunan berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Di sela-sela kunjungan, Gubernur Erzaldi menyampaikan bahwa, pembangunan Gedung Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 ini sudah dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan diperkirakan dalam waktu dekat gedung sudah siap digunakan.

Saat ini Pemprov. Babel berkoordinasi dengan Direktur RSUD Ir. Soekarno dan Kepala Dinas Kesehatan Babel untuk segera mengisi perlengkapan fasilitas kesehatan serta persiapan memindahkan pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit umum, wisma karantina, Gedung BKPSDMD Babel, dan asrama haji.

Dengan kehadiran gedung ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan pasien terkonfirmasi Covid-19. Sehingga, para tenaga medis dapat menangani pasien ini sesuai dengan standar penanganan Covid-19.

“Tentunya kalau rumah sakit ini resmi beroperasi semua penanganan Covid-19 akan disentralisasikan baik yang gawat maupun tidak gawat karena, sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai,” ungkapnya.

BACA JUGA : 48 KPM Desa Pangkal Buluh Terima BST

Dengan berdirinya gedung ini Gubernur Erzaldi berharap, pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik lagi, khususnya dalam penanganan kasus pasien Covid-19.

Gubernur Erzaldi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo; Kepala BNPB; Menteri Pekerjaan Umum RI; serta Menteri Kesehatan Republik Indonesia, atas perhatiannya kepada Provinsi Kepulauan Babel.

Pembangunan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 merupakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat atas prestasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam penanganan kasus Covid-19 untuk menekan angka terkonfirmasi, penyebaran, hingga jumlah kematian.

Sementara itu Direktur RSUD Ir. Soekarno, dr. Armayani menjelaskan bahwa, secara teknis gedung ini masih berada di bawah manajemen RSUD Ir. Soekarno, dengan nama Instalasi Ruang Inap Pasien Penyakit Infeksi yang dikhususkan untuk pasien Covid-19. Gedung ini mempunyai kapasitas 100 kasur yang dibagi menjadi ruang isolasi dan ruang observasi serta, dilengkapi dengan fasilitas standar penanganan penyakit infeksi.

Untuk kebutuhan tenaga medis pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Babel. Dengan kapasitas yang tersedia, gedung ini setidaknya membutuhkan minimal 100 tenaga medis. (*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.