![]()
RedBabel-BASEL — Melalui giat Bakti Sosial Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) Sumatera Selatan (Sumsel) di Bangka Belitung (Babel) ratusan penderita katarak kembali bisa melihat dengan jelas melalui program Operasi Katarak Gratis.
Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama AMFC Sumsel dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) ini dilaksanakan di kecamatan Air Gegas kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (26/7/2025).

Program ini merupakan bagian dari misi Kapal Kemanusiaan AMCF yang telah hadir secara konsisten selama tiga tahun berturut-turut di wilayah Babel. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2023 di Kecamatan Toboali, AMCF bersama Perdami berhasil menangani 161 pasien. Di tahun berikutnya, 2024, kegiatan serupa berlangsung di Kecamatan Payung dengan mengoperasi 108 pasien penderita katarak, dan di tahun 2025, kegiatan ini kembali hadir di Kecamatan Air Gegas, menangani 131 pasien katarak.
“Ini adalah komitmen kami terhadap kemanusiaan. Kami ingin setiap warga, bahkan yang berada di daerah kepulauan, punya kesempatan yang sama untuk melihat dunia dengan jelas,” ujar Julius Ferdinan, Koordinator AMCF Wilayah Sumsel.
Tingginya angka kasus katarak di wilayah kepulauan seperti Babel, terutama di kalangan lansia dan warga pra-sejahtera, menjadi alasan kuat di balik keberlanjutan program ini. Terbatasnya akses pelayanan medis spesialis menjadikan penyakit yang bisa disembuhkan ini menjadi hambatan besar dalam kehidupan banyak keluarga.
“Katarak adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Tapi tidak semua orang punya akses. Melalui kolaborasi antara Perdami dan AMCF seperti ini, kita bisa membawa harapan baru bagi mereka yang sudah lama hidup dengan penglihatan yang kabur dan gelap,” kata Dr. Edwin, dokter spesialis mata dari Perdami.
Melalui sinergitas bersama tenaga medis profesional, relawan, dan dukungan masyarakat lokal, program ini berjalan lancar dan penuh kehangatan. Para pasien tidak hanya menerima tindakan operasi, tetapi juga diberikan edukasi serta pendampingan selama proses penyembuhan.
“Melihat senyum pasien saat perban dibuka adalah momen yang tak tergantikan, karena kembali melihat dengan jelas adalah harapan mereka yang akhirnya bisa terwujud,” tambah Julius Ferdinan.

Untuk diketahui, Asia Muslim Charity Foundation (AMFC) adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan tanggap bencana. Melalui program Kapal Kemanusiaan, AMCF hadir untuk menjangkau masyarakat yang berada jauh dari akses layanan dasar, khususnya di wilayah-wilayah terpencil Indonesia. (*AMFCSumsel/RB)
