Terima Penghargaan Kota Layak Anak, Ini Himbauan Walikota Pangkalpinang

0
198

RedBabel, Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat berbangga setelah menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA). Penghargaan predikat “pratama” disematkan kepada Kota Pangkalpinang 23/7 lalu, bertepatan dengan Hari Anak Nasional.

Walikota Pangkalpinang Maulan aklil, yang akrab disapa Molen ini mengungkapkan, bahwa penghargaan yang diterima, bukan penghargaan level kaleng-kaleng. Karena langsung diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) kepada daerah yang telah memenuhi tujuan dan indikator KLA, dan penghargaan ini tentu saja menjadi prestasi dan kebanggaan bagi Kota Pangkalpinang .

“Yuk kita jaga bersama-sama kota Pangkalpinang ini, kita dapat pratama itu karena sudah memenuhi poin, sebenarnya sudah melebihi dari pratama tapi karena ini penghargaan pertama ya pratama dululah, mudah mudahan poin kita naik lagi dan akan naik tingkat,” Ujarnya

Selanjutnya Molen mengatakan bahwa terminologi ‘layak’ adalah menggambarkan definisi pantas. Sehingga bisa diartikan bahwa kota layak anak adalah kota yang ramah untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika ada kata pantas maka dapat dipastikan bahwa kota itu bersahabat dan nyaman untuk lingkungan anak-anak.

“Secara umur mungkin kita duluan, dan harapan pada anak anak sebagai generasi penerus kota Pangkalpinang ini, kita harapkan nantinya menjadi kader-kader yang memiliki moral yang baik, punya kecerdasan, kepintaran yang akan membangun Indonesia ini ke depannya lebih baik lagi, dan ini harus kita persiapkan sejak dini, ” Tambahnya

Molen juga menambahkan tujuan dari KLA secara umum ialah untuk memenuhi hak dan melindungi anak. Jika dilihat dari pengertian KLA, maka perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk memenuhi tujuan KLA

“Kerjanya bersinergi semua, totalitas antara stakeholder terkait, OPD terkait baik dengan provinsi kita jalin hubungan baik, dengan swasta (PT. Timah), serta yang lain lain juga akan kita himbau untuk kerjasama, karena pekerjaan ini adalah tanggung jawab bersama termasuk media, harus ada pembinaan yang baik, dan kita berharap tidak ada kasus yang negatif terhadap anak di Pangkalpinang” Tutupnya. (*RN/Riil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.