Strategi Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Ala Erzaldi

0
49

RedBabel-PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di bawah kepemimpinan Erzaldi Rosman berusaha memulihkan perekonomian Babel di tengah pandemi Covid-19.

Selasa, (13/10/20), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyampaikan startegi pemulihan ekonomi Bangka Belitung di masa dan pasca pandemi Covid-19 pada kegiatan Seminar Nasional & Call For Paper bertajuk “The New Normal Perekonomian Indonesia : Tantangan dan Strategi” yang diselenggarakan secara virtual oleh Universitas Bangka Belitung.

Dalam paparannya Gubernur Erzaldi mengatakan pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai dampak perekonomian di Bangka Belitung.

“Untuk itu pemerintah berupaya menyiapkan skema dan melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi Babel yang terus menurun mulai dari triwulan I di tahun 2020 ini. Bahkan, pada triwulan ke II tahun ini, pertumbuhan ekonomi di Babel berkontraksi diangka 4,98% setelah pada triwulan I masih dapat tumbuh sebesar 1,35%,” Ungkapnya.

Menurutnya ada beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Pemprov. Babel untuk menjaga kondisi perekonomian di Bangka Belitung agar tidak semakin terpuruk. Apalagi Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat penularan Covid-19 yang cukup rendah serta tingkat kesembuhan yang tinggi.

“Tetapi kami minta masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan karena kondisi tersebut tentu sangat mendukung untuk pemulihan ekonomi di Babel,” Ujar Erzaldi.

Gubernur Erzaldi menjelaskan bahwa dampak Covid-19 memberikan tekanan pada perekonomian dari sisi permintaan maupun penawaran. Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya konsumsi masyarakat dan pemerintah namun, ekspor Babel masih bertumbuh mengingat permintaan ekspor masih tinggi.

Baca Juga :Ini Dia Empat Strategi Khusus Gubernur Erzaldi Dalam Program PRB.

Untuk itu, pemerintah daerah bersinergi dengan pemerintah pusat terus berkolaborasi mengembalikan dan menstabilkan perekonomian Babel di tengah pandemi dengan pertumbuhan ekonomi ke angka 3-4 persen. Ada beberapa langkah yang saat ini dilakukan oleh pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Adapun langkah yang dilakukan pemerintah provinsi Babel adalah sebagai berikut ;
1. sebagai daerah pariwisata, sejak ditetapkannya new normal maka pada bulan Juli yang lalu, kita mulai membuka sektor pariwisata dengan ketentuan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu untuk mendorong daya beli masyarakat, pemerintah juga mendorong dan membuka tempat-tempat wisata baru dengan konsep pemberdayaan masyarakat sekitar.

2. Sektor pertanian, perternakan, tanaman pangan, holtikultura, dan perikanan, pemerintah provinsi Babel mendorong sistem pertanian melalui pola mandiri dan berbasis koorporasi dengan penanaman padi seluas 30.000 Ha. Selain kita juga terus mendorong produktivitas usaha perkebunan seperti durian, porang, dan nanas yang saat ini sudah mulai dilirik oleh beberapa offtaker.

3. Memfasilitasi pelaku usaha melakukan budidaya udang vaname untuk memenuhi permintaan ekspor.

4. Sektor perternakan pemerintah provinsi Babel mendorong pelaku untuk menggunakan program KUR.

Selain keempat strategi di atas Gubernur Erzaldi juga menekankan pentingnya mendorong sektor UMKM yang saat ini ikut terpuruk akibat pendemi Covid 19. Pemerintah provinsi Babel juga menggelontorkan dana 1 miliar untuk penguatan branding produk serta fasilitasi perdagangan produk UMKM melalui e-comerece nasional maupun internasional.

Kemudian di sektor industri dan ekspor-impor, pemerintah provinsi Babel juga terus mendorong dan memfasilitasi investasi industri pengolahan dan pemurnian di Kawasan Industri Sadai. 

“Kita sudah melakukan kerja sama dengan beberapa investor asing untuk membangun industri hilirisasi timah, glass (kaca), revenery untuk B100, dan cold storage untuk udang vaname di Kawasan Industri Sadai,” Ujarnya.

Dalam seminar tersebut, Gubernur Erzaldi mengatakan bahwa pemerintah daerah terus bersinergi dan mendorong pelaksanaan program-program pemerintah pusat dalam menyalurkan stimulus dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Pada sektor sosial dan kemasyarakatan melalui dukungan dan mendorong kelancaran program pemerintah pusat untuk penyaluran stimulus fiskal untuk masyarakat yang terdampak Covid-19,” Pungkas Gubernur Erzaldi. (*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.