Sinar Mas Agribusiness and food Perusahaan Sawit yang Selalu Menjaga Prinsip KSLG Dalam Operasionalnya

0
217

RedBabel, Pangkalpinang– Untuk memperkuat dan mendorong industri sawit yang berkelanjutan, perlu dilakukan untuk mengingat kiprahnya dalam membangun bangsa, sudah lama sawit menjadi motor penggerak kesejaterahan petani dan masyarakat Indonesia yang baik terlibat langsung maupun tidak langsung.

Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and food, Wulan Suling mengatakan, Sinar mas Agribhsiness and food sebagai perusahaan agribisnis terdepan menjalankan operasional dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan sesuai dengan kebijakan sosial dan lingkungan GAR (KSLG).

“Sinar Mas Agribusiness and food berkomitmen untuk mencapai standar tertinggi dalam kualitas integritas, serta menanamkan berkelanjutan di setiap lini operasi kami, tidak hanya terkait dengan kegiatan perusahaan, namun dari semua aspek lingkungan, Peranan sosial dan komunitas, lingkungan kerja dan hubungan industrial perdagangan serta rantai pasok. Hal tersebut tertuang dalam kebijakan sosial dan lingkungan GAR yang menjadi panduan di manapun kita beroperasi” Ujarnya.

Pada implementasi dibidang lingkungan, perusahaan melakukan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di beberapa provinsi di Indonesia, sejauh ini, kegiatan ini sudah dijalankan di 42 desa di Sumatera dan Kalimantan.

Khususnya di Bangka Belitung program ini melibatkan partisipasi masyarakat sebagai respon atas potensi KARHUTLA yang perlu diwaspadai.

“Ada lima desa di Bangka ikut dalam program ini, terlebih seperti saat ini, dimana musim kering telah datang dan sebagian wilayah di Bangka seperti di Kabupaten Bangka tengah telah mengalami kebakaran lahan” Katanya.

Selanjutnya, kami juga berupaya untuk membantu masyarakat setempat untuk meningkatkan kemampuan bertani tanpa membakar melalui aktivitas pertanian ekologis terpadu (PET) sebagai kegiatan terintegrasi Dari DMPA.

Wulan juga mengatakan, perusahaan juga melihat bahwa masyarakat adalah mitra yang setara dalam mendukung industri ini beroperasi secara berkelanjutan.

“Kami sudah mendampingi 33 petani lada di Belitung untuk budidaya lada organik, melalui pendampingan dari ahli ahli perusahaan dan kami memperkenalkan kegiatan budidaya lada ramah lingkungan, yang mampu meningkatkan kualitas ekonomi petani dengan menekan pengeluaran produksi hingga 20 juta rupiah pertahunnya, serta petani juga dibekali dengan kemampuan lainnya agar dapat melakukan pertanian tumpangsari tanaman lada dan sayuran” Katanya.

Dikatakannya, dalam hal sanitasi, pihaknya juga membantu masyarakat di Belitung meningkatkan kualitas sanitasi mereka melalui program Safe Water Garden, dan membantu mereka untuk mengelola limbah domestik agar lebih terkelola dan termanfaatkan dengan baik.

“Untuk mencapai industri kelapa sawit yang berkelanjutan, perusahaan memahami bahwa perjalanan ini tidak dapat ditempuh sendiri. Para pemasok juga memiliki peranan penting untuk mendorong transformasi ini. Kami merangkul para pemasok dengan memberikan edukasi dan pelatihan untuk menghasikan sumber buah sawit yang berkelanjutan. Melalui langkah ini, kami percaya bahwa pasokan yang kami terima dapat ditelusuri dan dipertanggung jawabkan.” Ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatakan kapasitas pemasok melalui kegiatan suppliers training adalah salah satu bentuk upaya untuk membantu para pemasok kami. Tahun 2019, perusahaan melaksankan lokakarya “Ksatria Sawit” di 6 kota besar di Indonesia yaitu Aceh, Riau, Sumatera Utara, Jambi dan Bangka. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pemasok mengenai keberlanjutan sekaligus menjalin komunikasi dengan para pemasok.

“Sinar Mas Agribusiness and Food hadir sebagai perusahaan kelapa sawit terdepan dengan lini bisnis dari hulu hingga ke hilir untuk menghadirkan produk kelapa sawit berkelanjutan terbaik bagi Indonesia dan dunia.” Katanya. (*RN/Riil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.