Silaturahmi dan Sosialisasikan Pemilukada Damai, Ini Harapan MUI dan Polda Kep. Babel

0
50

RedBabel-PANGKALPINANG – Senin 28/09/20, Melalui Biro Kesra Pemerintah Provinsi kepulauan Bangka Belitung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan acara Silaturahmi dan Sosialisasi Pemilukada Damai Tahun 2020, di Rumah Dinas Gubernur Babel Gedung Mahligai.

Acara yang melibatkan perwakilan dari ketua dan pengurus masjid se-Kota Pangkalpinang ini bertujuan untuk mensosialisasikan agenda pemilihan kepala daerah (pemilukada) yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember tahun 2020 mendatang agar berjalan tertib dan damai meskipun di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi.

H. Saimi Kepala Biro Kesra dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena yang sering terjadi gesekan justru di masyarakat, meskipun para calon telah mendeklarasikan Pemilukada damai maka itu kami mengimbau agar pengurus masjid menyampaikan sosialisasi ini kepada masyarakat.

“Pemerintah provinsi berharap, para pengurus masjid dapat menyampaikan pemilukada damai kepada masyarakat, karena yang biasanya terjadi gesekan adalah para pendukung yang di bawah (masyarakat)”, Ujar Saimi

Kapolda Kep. Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat dalam paparannya mengatakan bahwa seluruh elemen masyarakat, stakeholder, ulama dan tokoh masyarakat untuk saling bersinergi menjaga pemilukada damai di tengah pandemi covid-19.

Kapolda Kep. Babel memberikan arahan

“Kita bersama-sama menjaga kedamaian dan keberlangsungan pemilukada apalagi di tengah pandemi covid-19, sehingga Babel tetap terjaga kondusif dan tidak muncul kluster baru dari agenda Pemilukada”, Ujar Kapolda Babel

Selain itu, Kapolda mengatakan, bahwa tidak ada pengumpulan massa dalam jumlah besar untuk setiap paslon, jika terjadi maka aparat kepolisian akan membubarkan secara paksa.

“Saya imbau kepada staf saya, jika mendapati pengumpulan massa dalam jumlah lebih dari 50 orang dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, maka bubarkan!”, Tegas Irjen Pol. Anang

Lebih lanjut Kapolda berharap bagi para ulama agar mengajak masyarakat untuk memperbanyak berdoa, dan jangan takabur terhadap virus covid-19.

Baca Juga : Antisipasi Perkembangan Kasus Covid-19, Gubernur Erzaldi Evaluasi Kinerja Tim Gugus Tugas

“Ajak masyarakat berdoa agar pandemi ini segera berakhir, serta jangan anggap remeh dan takabur dengan virus ini”, Pungkas Kapolda

Ketua MUI Kep. Babel Dr. Zayadi Sag, dalam paparannya menyampaikan bahwa tidak semua fatwa yang dikeluarkan oleh MUI diterima seluruh umat islam di Indonesia. Untuk itu peran serta ketua dan pengurus masjid guna menyampaikannya kepada masyarakat. Terkait protokol kesehatan di masa pandemi ketua MUI Babel yang juga merupakan salah satu dosen di IAIN Syekh Abdurahman Sidik Babel ini mengatakan bahwa masih banyak masjid di Pangkalpinang tidak menerapkannya.

Ketua MUI Kep. Babel menyampaikan paparan

“Hampir 80% dari masjid di Pangkalpinang belum melakukan protokol kesehatan, yang benar-benar melakukan protokol kesehatan hanya masjid Jami’ Kota Pangkalpinang”, Ungkapnya.

Mengenai gelaran Pemilukada yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, MUI berharap peran serta para ketua dan pengurus masjid untuk mensosialisasikan pemilukada yang kondusif di tengah masa pandemi.

“Pemilukada damai merupakan tanggung jawab bersama kita semua, ulama dan umara harus saling bersinergi guna tercipta kondusifitas kehidupan masyarakat kita”, Pungkasnya.

Selain Ketua, sekretaris serta jajaran pengurus MUI Kep. Babel, Kegiatan Ini dihadiri oleh Kapolda Kep. Babel, Dir. Binmas Polda Babel, Wadir Intelkam Polda Babel, perwakilan Kemenag Kep. Babel dan seluruh tamu undangan perwakilan dari ketua dan pengurus masjid se-kota Pangkalpinang. (*Ab-RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.