Serap Aspirasi Guru dan Pelajar, Gubernur Erzaldi Naik Sepeda Sejauh 27,5 KM

0
279

RedBabel, Belitung Induk- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, kembali melaksanakan kegiatan “Natak Kampung”, kegiatan ini dilakukan pada Jum’at (18/1/2019) pagi. Lokasi yang menjadi tujuan dalam rangka menyerap aspirasi Guru dan Siswa adalah sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Belitung.

Sebelum melakukan perjalanan yang dimulai pada Pukul 06.15 Wib dari Kantor UPT PU Babel, dengan menaiki Sepeda sejauh lebih kurang 27, 5 km, Gubernur bersama rombongan pesepeda dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Danlanal Babel, Kepala BPKP Babel, Kepala Kanwil Kemenkumham Babel, terlebih dulu berdo’a bersama.

Sekolah yang jadi kunjungan pertama Gubernur adalah SMK 3 Tanjungpandan. Di sekolah ini, Gubernur langsung berdialog bersama guru dan para siswa yang sedang berkumpul di halaman sekolah.

Selesai berdialog dengan Guru dan Siswa SMKN 3, Gubernur dan rombongan melanjutkan perjalanan ke SMAN 1 Tanjungpandan. Di tempat ini, Gubernur juga berdialog dengan Guru dan Siswa.

Di SMAN 1, Gubernur Erzaldi menerima masukkan dari para siswa terkait dengan penyelenggaraan Try Out yang dilaksanakan sebelumnya.

Tak hanya berdialog, di SMAN 1 Tanjungpandan, Gubernur bersama rombongan menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki sekolah ini.

Selesai di SMAN 1, Gubernur Erzaldi dan rombongan, mengunjungi SMA PGRI Tanjungpandan. Seperti sekolah-sekolah sebelumnya yang telah disambangi, di SMA PGRI, Gubernur juga berdialog bersama Guru dan Siswa.

Sebelum sampai ke sejumlah SMA dan SMK lainnya, Gubernur bersama rombongan menyempatkan diri menyantap Kopi hangat di Warung Kopi Ake yang berada di KV Senang, yang menjadi rute “Natak Kampung” Gubernur.

Disela-sela gowesnya, Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dan bersilaturahmi ke beberapa sekolah yang ada di Tanjungpandan, Belitung.

Dengan turun langsung ke masyarakat melalui “Natak Kampung” ini, kata Gubernur, bisa diketahui secara langsung apa keluhan dan keinginan dari masyarakat, termasuk Guru dan Siswa. (*ab/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.