Serahkan Bantuan Bibit Lada, Gubernur Erzaldi Ajak Para Petani Desa Celuak Menanam Dengan Gaya Baru

0
154

RedBabel, Bangka Tengah – Erzaldi Rosman selaku Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengajak petani lada, mulai sekarang untuk menanam lada dengan gaya baru, dan pengelolaan yang lebih baik, agar hasil lada yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas.

Hal ini juga akan meningkatkan produktivitas Lada di Babel. Demikian arahan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam Kegiatan Bimbingan Teknis kepada petani, sebelum  menyerahkan bantuan bibit lada kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Balai Serba Guna, Masjid Al- Muttaqun, Desa Celuak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (30/10/2019).

Gubernur Erzaldi mengingatkan kembali, agar petani melakukan strategi dalam meningkatkan produktivitas lada melalui penanaman lada yang benar.

Perlu diketahui petani di Babel, kata Erzaldi, saat ini, para Petani di Vietnam sudah mampu menghasilkan 1 ton hingga 3 ton lada  per hektar. “Untuk itu, ke depan, petani lada Babel agar dapat meningkatkan produktivitas lada untuk mengimbangi petani Vietnam tersebut,” Ujar Gubernur.

Terkait dengan harga lada, kembali Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat mempengaruhinya, karena yang menentukan harga pasar adalah pasar dunia.

Namun, ke depan, ditambahkan Erzaldi, pemerintah akan melakukan pengelolaan dalam menampung dan penjualan lada para petani melalui satu pintu. “Nantinya lada yang dihasilkan para petani akan ditampung dan dijual  melalui satu pintu, dikelola oleh pemerintah  melalui BUMD,” Ungkap Erzaldi.

Untuk proses transaksi, lanjut Erzaldi, petani lada yang melakukan penjualan akan diberikan uang elektronik, dan nantinya dalam pembayaran secara tunai dilakukan melalui Berkah Mart.

Dalam pengelolaannya, sambung Gubernur Erzaldi, petani harus masuk ke dalam Koperasi Petani Lada Bangka Belitung, dengan begitu pemerintah dapat mengelola dengan baik hasil pertanian lada yang ada. 

Kepada petani di desa Celuak, Erzaldi balik mengingatkan, petani jangan menanam bibit lada sembarangan, dan harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam menanam lada, termasuk sesuai instruksi dari PPL. “Jangan tanam lada sembarangan, harus berkualitas. Karena dengan adanya bibit berkualitas yang ditanam, akan meningkatkan produktivitas Lada,” Ungkap Erzaldi.

Menanam lada pun, Gubernur Erzaldi menjelaskan,  harus menggunakan tajar hidup, dan menggunakan Mikoriza dan Tricoderma. “Dengan adanya tajar hidup, lada yang ditanam dapat bertahan dengan baik. Sebaliknya, jika menggunakan tajar mati, tidak akan bertahan lama,” Jelas Erzaldi.

Gubernur  berharap hendaknya petani yang mendapatkan bantuan bibit dapat mempergunakan sebaik-baiknya sampai menghasilkan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Selain menyerahkan bantuan lada, Gubernur Erzaldi pada kesempatan itu, juga menyerahkan bantuan lainnya, yakni bantuan ternak sapi. (*AB/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.