Selamat 1 Juli 2018

0
403

Oleh : Immawan Hardianda (Asuy)
Ketua DPD IMM Bangka Belitung Bid. Hikmah

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Usai diterpa badai Pilkada Serentak 27 Juni 2018 harapan masyarakat diberikan kejutan yang membahagiakan agar kepenatan perlahan menghilang, namun yang terjadi tidak demikian, pada pukul 00.00 tanggal 1 Juli 2018 diberitakan pemberlakuan kenaikan BBM berlaku pada saat itu.

Kenaikan BBM yang bisa dibilang secara tiba-tiba demikian menimbulkan asumsi masyarakat bahwa Pemerintah secara diam-diam menaikkan harga BBM. Yang terjadipun bukan hanya kali ini, flashback ke tanggal 25 Februari 2018 pun BBM tiba-tiba naik secara diam-diam. Dari bulan Februari hingga bulan Juli, hanya berjarak kurang dari 5 bulan.

Kami menganggap Pemerintah Pusat saat ini tidak mampu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan ekonomi masyarakat. Pemerintah saat ini menurut kami tidak mengerti dampak-dampak lain yang akan terjadi terhadap masyarakat dari kebijakan yang dikeluarkannya.

Walaupun katanya, harga minyak dunia naik pada saat ini, seharusnya Pemerintah menanggung resiko tersebut dan berupaya mengembalikan dan menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok untuk masyarakat, bukan malah membebankan resiko itu kepada masyarakat.

Dalam hal ini, pun kami menganggap dilapangan, Pemerintah tidak mengerti keadaan ekonomi masyarakat saat ini.

Maka, dengan ini kami menuntut beberapa hal :

1. Agar Pemerintah kembali mengkaji dampak-dampak yang akan terjadi terhadap ekonomi masyarakat saat mengeluarkan kebijakan yang bersentuhan dengan kebutuhan pokok masyarakat.

2. Agar Pemerintah berupaya menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat, bukan membebankan resiko tersebut kepada masyarakat yang sudah seharusnya ditanggung oleh negara.

3. Agar Presiden Jokowi dan Wakil Presiden JK segera menuntaskan Nawacita Jokowi-JK sebelum Pilpres 2019.

4. Agar Masyarakat bersama-sama menuntut Pemerintah Indonesia memajukan kesejahteraan umum yang sudah tertera di UUD 1945.

Fastabiqul Khairat,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

…sekian dan terimakasih…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.