Runtuh Bangunan Sudah, Runtuh Akidah Jangan

0
217

RedBabel, Lombok- Namanya Laili (14) seorang warga Lombok di pengungsian Dusun Bayan Desa Ancak, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (8/09). Semangatnya untuk belajar besar sekali. Bersama ratusan warga, ia merajut asa untuk bisa menjadi guru mengaji. Saat diwawancarai, dirinya mengaku sedang mengemban pendidikan di salah satu pondok pesantren di Lombok dan duduk di kelas 2 MTs.

Ia mendapatkan hadiah istimewa berupa Al Quran saku di posko pengungsian karena berhasil menjawab pertanyaan oleh Ustadz Hendi Kurniah untuk menyambung ayat. Ternyata Laili sudah menghafal Al Quran sebanyak 6 juz. Saat diwawancarai, dirinya menceritakan bahwa saat kejadian gempa waktu itu ia bersama teman di Pondok Pesantren sedang mendirikan sholat Isya’ berjamaah. Saat dilantunkannya surah Al Fatihah, tiba-tiba gedung masjd bergetar sangat keras. Spontan dirinya dan teman-teman berlari menyelamatkan diri menghindari reruntuhan bangunan.

“Saat itu kami sedang sholat Isya’ berjamaah di masjid, tiba-tiba tanah bergetar. Kami berhamburan keluar masjid menyelamatkan diri. Sampai saat ini kami masih trauma atas kejadian itu”, Jelas Laili. Laili mengaku bahwa saat ini di posko bencana sangat membutuhkan Al-Quran dan alat sholat seperti mukena dan sajadah. “Kami sangat mengharapkan bantuan dari para donatur untuk mengirimkan Al Qur’an untuk kami baca disini dan juga alat sholat”, Tambah Laili. (**/Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.