Ratusan Mitra Pengemudi GrabCare Serbu Kantor Perwakilan Pangkalpinang

0
250

RedBabel,Pangkalpinang- Ratusan Mitra Pengemudi GrabCare mendatangi kantor Angkutan Grab Perwakilan Kota Pangkalpinang yang bertempat di Jalan Ahmad Yani Kota Pangkalpinang, Rabu (8/08). Kedatangan ratusan para pengemudi GrabCare Kota Pangkalpinang ialah untuk memprotes manajemen mengenai skema intensif yang dinilai sudah semakin memberatkan para pengemudi yang biasa dikenal dengan Transportasi Online. Dalam hal ini mereka menentang permasalahan skema intensif yang sudah memberatkan ‘yang saat ini sudah diterapkan sejak tanggal 25 juli 2018.

Putara harefa salah satu pengemudi mitra GrabCare mengatakan, “Kami selaku pengemudi Grabcare mengeluhkan dengan adanya Skema Intensif yang sekarang’ Adapun sebelumnya sistem intensif terdiri dari 3 Level yaitu 8 Trip, 12 Trip dan 16 Trip, Adapun untuk Level 8 Rp 55 ribu Level 12 Rp 145 ribu dan Level 16 Rp 250 ribu’ Untuk saat ini sistem di ganti menjadi sistem Garansi Pendapatan Minimum’ maka dari itu pendapatan kita dibatasi di Level 8 Rp 190 ribu”, Ungkap Putara. Dengan demikian kami tidak lagi mendapati tambahan lain’ semakin jauh trip ataupun banyaknya kita mendapat penumpang tentu merugikan mitra” Tambahnya.

Ia tambahkan, “Saat pertemuan sebelumnya pihak dari Pihak Grabcare itu sendiri tidak memberikan jawaban yang tidak masuk akal’ mereka katakan dengan adanya skema ini ialah untuk menghindari order Fiktif dan menantang kompetitor lain sehingga kami arahkan menghadirkan kompetitor lain”, Katanya. Perwakilan GrabCar Pangkalpinang Deni dalam hal ini menyampaikan, “Untuk saat ini kita belum bisa untuk memberikan penjelasan ataupun keputusan. Jadi kami dari pihak GrabCare Perwakilan cabang Pangkalpinang belum bisa memastikan perubahan itu terjadi’ namun ada penyesuaian untuk skema sekarang ‘ untuk saat ini kami sendiri sedang mencari Formula untuk wilayah Kota Pangkalpinang”, Ungkapnya.

Zulkarnain selaku juru bicara pengemudi GrabCare setelah melakukan mediasi mengatakan, “Dengan adanya aksi spontanitas yang kami lakukan kami harapkan segera cabut dan kembali ke sistem skema intensif yang sebelumnya jika pun tidak ada tidak ada respon ataupun langkah kongkrit yang dilakukan dari pihak GrabCare itu sendiri maka kami akan melakaukan aksi besar besaran dan akan melakukan pengaduan kepada Gubernur Bangka Belitung”, Ucapnya. Karena ini sudah merugikan kami selaku pengemudi GrabCare’ jika tidak ada tindakan dari pihak GrabCare kami akan datangkan masa lebih banyak lagi’ biar Orang nomer satu di Bangka Belitung tahu bahwa ini salah satunya lapangan pekerjaan dan kami juga meminta untuk diperhatikan”, Harapnya. (Sqdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.