Polsek Bukit Intan Sergap Pelaku Penganiayaan

0
404

RedBabel, Pangkalpinang- Polsek Bukit Intan melalui Tim Gabungan Unit Resintel Polsek Bukit Intan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil meringkus salah satu tersangka pelaku penganiayaan terhadap korban Septarini (36). Bermula kejadian terjadi pada hari Rabu (01/08) sekira pukul 16.30 Wib, tepatnya di depan Otak-otak Ase Jalan Gang Zubaidah, Kelurahan Bintang Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Sesuai dengan LP/B- 31/VIII/Babel/Res.Pkp/Sek. Bk Intan/spkt, tgl 01 Agustus 2018, Pelaku bernama Mustafa (38) berhasil diamankan petugas.”Jelas Kapolsek Bukit Intan AKP Diana Yanmiraty seizin Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Kamis (2/08). “Peristiwa penganiayaan terhadap korban Septarini (36) terjadi ketika korban datang ke warung Otak-otak Ase, kemudian pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan helm serta menendang perut korban”, Ungkap Kapolsek. “Pelaku kemudian memecahkan botol yang berada dilokasi lalu menyerang korban dengan menikam di bagian lengan sebelah kiri korban, yang menyebabkan luka-luka. Dilokasi kejadian pelapor atas nama Viranti bersama saudara Edi datang untuk memisahkan pelaku dan korban. Namun korban tidak terima dan mengejar saudara Edi. Setelah itu pelaku kembali menyerang korban”, Tambahnya.

Terkait kejadian, Viranti langsung melapor ke Polsek Bukit Intan. Atas laporan tersebut Kapolsek langsung memerintahkan Unit Resintel untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. “Petugas berhasil mengamankan pelaku saat pelaku berada dirumah temannya di Kelurahan Pasir Garam Kecamatan Pangkalbalam Pangkalpinang pada Kamis (02/08) malam sekira pukul 00.40 Wib”, Ujarnya. Selain mengamankan pelaku Polsek Bukit Intan Juga mengamankan Barang Bukti berupa satu buah sepeda motor N mak putih BN 5542 PF. Saat ini pelaku diamankan di Polsek Bukit Intan untuk dimintai keterangan terkait motif Penganiayaan. (Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.