Pj Gubernur Babel Santuni Ratusan Fakir Miskin

0
106

RedBabel-PANGKALPINANG – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu berbagi kebahagiaan Ramadhan dengan menggelar santunan kepada 250 fakir miskin di Ruang Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Pangkalpinang, Senin (17/4/23) sore.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kep. Babel tersebut diisi dengan pemberian santunan berupa uang tunai secara simbolis kepada para mustahik.

Pj Gubernur Suganda menyampaikan kegiatan ini diharapkan menjadi penawar dahaga bagi masyarakat yang kurang mampu dalam memikirkan kebutuhan menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Momentum berkumpulnya kita di sini menunjukan bahwa ditengah kehidupan masyarakat modern yang semakin individualistis, ternyata masih ada kepedulian yang masih dapat dibagikan kepada sesama,” ujar Pj Gubernur Suganda dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa persoalan kemanusiaan tidak dapat diselesaikan apabila hanya ditumpukan kepada satu pihak saja, namun akan berhasil jika seluruh elemen bersatu melakukan gerakan nyata, termasuk para ASN.

Para ASN Pemprov Kep. Babel menyadari bahwa ada hak fakir miskin yang ada di penghasilan mereka, oleh karena itu mereka menyisihkan penghasilannya tiap bulan untuk dijadikan zakat profesi.

“Santunan yang diberikan hari ini menjadi upaya yang harus diapresiasi. Para ASN di Pemprov Kep. Babel setiap bulannya menyisihkan 2,5 persen dari penghasilannya baik gaji maupun TPP menjadi zakat profesi yang dibayarkan ke BAZNAS Babel,” tuturnya.

Menutup pertemuan, Pj Gubernur menyampaikan bahwa dirinya menggelar open house pada hari kedua Idulfitri. Orang nomor satu di Kep. Babel ini mempersilakan siapa pun masyarakat yang ingin datang dan bersilaturahmi dengannya.

“Saya mengundang dan mempersilakan bapak/ibu yang ingin datang,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.