Penuhi Janjinya, Gubernur Erzaldi Umrohkan Pelatih dan Juara MTQ Nasional

0
107

RedBabel-PANGKALPINANG –Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 yang digelar di Padang, Sumatera Barat, resmi ditutup pada Jumat 20 November 2020 lalu. Para kafilah seluruh provinsi telah kembali ke daerah masing-masing.

Kafilah provinsi kepulauan Bangka Belitung, juga telah berada di bumi serumpun sebalai Babel. Dan langsung disambut oleh gubernur provinsi kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman dalam acara penyerahan uang pembinaan kepada juara MTQ Tingkat Nasional ke-28 di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (1/12/20).

Berdasarkan laporan Ketua Umum LPTQ Ustad Fadhillah, Tim MTQ Babel berhasil menduduki peringkat 15 dari 34 provinsi. “Jadi secara penilaian kita sudah dapat peningkatan. Dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan pembinaan cabang hadis, dan mudah-mudahan kita bisa mempertahankan prestasi ini,” ungkapnya.

Atas hasil membanggakan yang ditorehkan Tim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menjuarai berbagai cabang yang dilombakan, sesuai dengan janji sang Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman saat acara pelepasan lalu akan mengumrahkan 8 pelatih dan 20 kafilah.

“Insya Allah saya umrohkan yang juara provinsi dan pelatihnya. Ini bonus umrah kepada kafilah dan pelatih MTQ.” ungkap Gubernur Erzaldi.

BACA JUGA :Gubernur Erzaldi : Penetapan Alur Pelayaran Laut, Jangan Sampai Terlambat

Gubernur Erzaldi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas raihan prestasi di MTQ 2020. “Alhamdullilah tahun ini kita bukan saja melangkah, tapi kita melompat. Sudah sangat banyak kemajuan dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Harapannya, para pembina MTQ ini agar tidak mudah puas dengan prestasi ini. Harus ada evaluasi yang mendalam untuk menjadi lebih baik lagi.

“Kita harus melaksanakan evaluasi yang mendalam, harus ada rembuk dewan juri dan tim pelatih beserta orang tua. Ini sangat penting agar ke depan kita dapat tampil lebih baik dari tahun sekarang,” ungkapnya.

Pihaknya juga tidak serta merta hanya memberikan motivasi dengan kata-kata tetapi harus diimplementasikan dengan penghargaan kepada qari dan qariah yang berprestasi, termasuk meningkatkan juri dan peserta di level provinsi. “Betul-betul harus kita maknai ini untuk meningkatkan kemampuan para qari dan qariah,” jelasnya. (*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.