Medsos Ramai Terkait Diskusi GSI, Ahmadi Sopyan Damai Nikmati Alam

0
447

RedBabel, Bangka- Nama Ahmadi Sofyan disebut-sebut dalam pembicaraan banyak orang, pada Jumat, 24 Agustus 2018, negatif dan positif bercampur. Sebuah rencana acara diskusi yang digagas Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI), menjadi musababnya. Menjadi lebih heboh, sebab rencana acara diskusi yang diketuai oleh Muhammad Amin selaku Ketua GSI Cabang Babel, tersebut dirisak sumber anonim dengan bertaburnya selebaran dan spanduk penolakan. Rocky Gerung si pemilik tagline ‘No Rocky No Party’, bersama Marwan Baubara, dan Ratna Sarumpaet sampai dilabeli provokator, demi menolak kehadiran mereka.

Ketua GSI Cabang Babel, Muhammad Amin dalam video klarifikasinya mengatakan rencana acara diskusi yang akan dia buat, adalah murni kegiatan GSI. “Ini tidak ada kaitannya dengan partai politik. Kemudian, tidak ada kaitannya dengan Ahmadi Sofyan. Ini kegiatan murni dilaksanakan omeh GSI Babel. Nama Ahmadi Sofyan kita cantumkan sebagai keynote speaker, dia sebagai pembicara. Karena dia saya anggap tokoh Babel”, Ujar Amin, Jumat, 24 Agustus 2018. Jhohan Adhi Ferdian dari Badan advokasi Partai Gerindra yang mendampingi Amin saat memberi klarifikasi, menekankan kalau kegiatan GSI adalah pure GSI. “Kepada rekan-rekan yang menyebar selebaran-selebaran, bahwa kegiatan ini bukan inisiator dari Ahmadi Sofyan maupun Umah Ubi Atok Kulop”, Tuturnya.

Pantauan wartawan, beberapa spanduk penolakan acara diskusi. secara massif berdiri di beberapa tempat. Pula, selebaran diedarkan di warung-warung kopi. Debat penolakan pun dihadirkan beberapa pihak di media sosial. Menariknya, di saat orang-orang sibuk mendebat dan mencibir Ahmadi Sofyan, si pemilik panggilan Atok Kulop ini malah sedang asyik memancing. Udang satang dan ikan baung di Sungai Menduk, Kecamatan Mendo Barat, jadi sasaran umpan pancingnya hari ini. “Jadi intinya, orang ramai meributkan sesuatu yang justru bikin tidak damai, saya malah asyik dan damai menikmati hutan dan sungai, di hari ini”, Kata Ahmadi.

Dikatakannya, dia tidak marah dengan Amin, si empunya acara. “Bagi saya niat beliau baik. Saya biasa-biasa saja. Justru yang saya kaget, kenapa 3 tokoh (Rocky Gerung, Marwan Batubara dan Ratna Sarumpet) disebut provokator. Apa nggak kebalik, justru yang heboh menolak itu malah bisa disebut provokator dan mengganggu kedamaian di Babel. Babel ini dikenal sangat toleran, siapa saja bisa masuk dan dilindungi. Orang Babel cerdas dan nggak bisa diprovokasi oleh siapapun”, Ujarnya. “Orang Babel ne dak mau ringem dan dak gampang dihasut, karena sebagai seorang pemerhati sosial dan budaya, saya tahu betul masyarakat asli Babel tidak seperti itu, sangat mandiri dan sangat toleran”, Imbuhnya. (*/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.