Kembali Tegaskan Imbauan Pelaksanaan Shalat, Gubernur Erzaldi : Jika Ada yang Melanggar Ketua Masjid Harus Bertanggung Jawab

0
151

RedBabel-Pangkalpinang – Jumat (17/4/2020), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman pada saat memimpin Rapat Pembahasan Panduan Beribadah di Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 serta Informasi Pendataan Bansos Langsung Tunai yang diselenggarakan di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, kembali menegaskan imbauan tentang pelaksanaan ibadah shalat.

Hal ini sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), yaitu Shalat Jumat diganti zuhur di rumah, termasuk shalat- shalat berjamaah lainnya itu ditiadakan di masjid, cukup di rumah masing-masing.

“Di dalam masjid silahkan berkumandang azan, silahkan mengaji dan berzikir serta makmurkan masjid, silahkan salat juga, tetapi tidak berjamaah, dan ikuti protokol kesehatan Covid -19,”Kata Erzaldi.

Erzaldi menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel mengambil langkah tersebut, merupakan suatu kebijakan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat, serta langkah yang tepat dalam melindungi masyarakat Babel akibat bertambahnya jumlah penderita Covid- 19 di Babel.

Ditegaskannya, masyarakat dalam menjalankan ibadahnya agar dapat mematuhi peraturan pemerintah serta Fatwa MUI yang sudah dikeluarkan, sehingga ketetapan yang sudah ditetapkan dapat dilaksanakan dalam memutus matarantai penyebaran covid-19.

Erzaldi juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan ibadah di bulan ramadan nanti, agar dapat dilaksanakan dengan baik, dan pada saat shalat dan taraweh dapat dilaksanakan di rumah atau bersama keluarga, sehingga tidak ada kegiatan tarawih di masjid ataupun musola. “Untuk shalat taraweh tetap di rumah,” Tegas Erzaldi.  

Kembali ditegaskan Erzaldi, kepada masyarakat muslim agar melaksanakan keputusan pemerintah ini. Apabila terjadi pelanggaran  dengan melakukan shalat berjamaah, pengurus masjid khususnya ketua masjid harus bertanggungjawab. “Kalau ada yang melanggar ketua masjid harus bertanggungjawab,” Ujar Erzaldi. 

Terkait dengan semakin bertambahnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Babel, sambung Erzaldi, agar masyarakat dapat melaksanakan kebijakan protokol kesehatan Covid -19 tanpa terkecuali, sehingga diharapkan pasien penderita Covid-19 tidak bertambah.

Ditambahkannya, Pemprov Babel bekerja sama dengan TVRI Babel akan menyiarkan siraman rohani kepada masyarakat Muslim Babel, yang akan disiarkan melalui siaran langsung maupun siaran tunda dengan menghadirkan para ulama yang ada di Babel dalam memberikan tausiah. 

“Pemprov Babel bekerja sama dengan TVRI Babel akan menyelenggarakan tausiah di TVRI secara record dan langsung 30 menit sebelum berbuka dan tepat jam 20.00 Wib tentang ramadan,” Ungkap Erzaldi Erzaldi.

Ikut serta dalam pertemuan itu, Kapolda Babel Anang Syarif, Kakanwil Kemenag Babel M. Ridwan, Ketua MUI Babel Zayani, Ketua Muhammadiyah Babel, Ketua Organisasi Islam lainnya, pengurus pondok pesantren dan ulama. (*Ab-RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.