Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-18, Gubernur Erzaldi Sampaikan Kemajuan Babel

0
211

RedBabel, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi  Inspektur Upacara (Irup) pada Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Babel ke-18, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Babel, di Air Itam Pangkalpinang.

Turut hadir pada Upacara Hari Jadi Provinsi Babel ke-18 ini, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh, Pejabat dari unsur Forkopimda Babel, Pejabat Eselon I, II dan III, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, para Sesepuh Tokoh-tokoh Presidium Pembentukan Provinsi Babel, Tokoh Agama, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan BUMN dan BUMD, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa, dan Pelajar.

Nuansa Adat Melayu sangat kental terlihat pada Rabu (21/11/2018) pagi, di moment Upacara HUT Babel ke-18. Hal itu dikarenakan peserta, termasuk undangan yang ada di podium, semuanya mengenakan Pakaian Adat Melayu dengan beraneka ragam  warna, corak dan motif.

Pelaksanaan Perayaan HUT ke-18 Provinsi Babel kali ini, mengusung Tema “Milad Babel Bersama Ulama Dunia Menuju Masyarakat Religius dan Berkah”.

Gubernur Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengatakan, hikmah terpenting dalam memperingati Hari Jadi ke-18 Provinsi Babel ini adalah, jangan pernah putus rasa syukur di haturkan kepada Allah SWT atas semua rahmat yang diberikan.

“Rasa syukur sudah sepantasnya kita tanamkan dalam jiwa kita, mengingat bagaimana perjalanan sejarah terbentuknya Provinsi Babel delapan belas tahun silam. Para sesepuh dan Tokoh-tokoh Babel, baik yang saat ini masih hidup maupun yang telah berpulang ke Rahmatullah, telah begitu gigih berjuang selama lebih dari empat decade, agar Babel ditetapkan sebagai Provinsi di Republik Indonesia,” papar Gubernur.

Pepatah lama, kata Gubernur mengatakan, tak kan ada perjuangan yang akan berakhir dengan kesia-siaan. “Demikian halnya dengan perjuangan kita, sehingga melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara De Jure (menurut Hukum) pada akhirnya terbentuk,” ungkapnya.

“Mengingat apa yang sudah diperjuangkan pada masa lampau, maka sudah sepatutnya, kita sebagai Orang Babel dimana pun berada, untuk meneruskan perjuangan para pendiri Provinsi ini, guna menciptakan kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan kedamaian bersama melalui kerja keras, karya dan aksi nyata,” kata Erzaldi.

Harus disadari dan tekadkan bersama, sambung Erzaldi, marwah Bumi Serumpun Sebalai ini seutuhnya berada di tangan semua (orang Babel). Karena keberadaan rumah besar ini, telah memberi ruang yang seluas-luasnya bagi seluruh Orang Babel dimana pun berada untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan “Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang maju, sejahtera dan berwawasan lingkungan 2025,” tutur Gubernur.

Gubernur Erzaldi lebih lanjut menyampaikan dalam kurun waktu delapan belas tahun terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, cukup banyak kemajuan dan capaian yang berhasil diraih, antara lain, Pertama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2000 hanya sebesar 6,4 triliun rupiah, telah meningkat menjadi sebesar 65,1 Triliun rupiah. Hal ini, dikatakannya, menggambarkan output barang dan jasa yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi meningkat sangat signifikan.

“Kedua, pada tahun 2001, kita hanya memiliki 36 kecamatan, 52 kelurahan, dan 263 desa, Saat ini sudah ada 47 kecamatan, 82 kelurahan dan 309 desa. Jadi, pemekaran daerah tentunya diharapkan semakin mendekatkan dan meningkatkan pelayanan Pemerintah kepada masyarakat,” terang Erzaldi.

Ketiga, urai Gubernur Erzaldi, Pendapatan Daerah yang menggambarkan kapasitas anggaran Pemprov pada tahun 2002 tercatat hanya 266,4 miliar rupiah, dan pada APBD 2017 sudah meningkat tak kurang dari 8 kali lipat, sehingga mencapai 2,3 triliun rupiah. Dimana dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meningkat 14 kali lipat dari 48,8 miliar rupiah menjadi 709,83 miliar rupiah.

Keempat, Panjang jalan pada tahun 2001 hanya 977,76 kilometer, saat ini sudah mencapai 1.499,73 kilometer. Kelima, Indeks Gini Rasio yang menggambarkan ketimpangan pendapatan antara kelompok masyarakat. Pada tahun 2018 triwulan II Provinsi Babel tercatat sebagai Provinsi Rasio Gini terendah sebesar 0,281 sementara nasional berada pada angka 0,389.

“Keenam, Kemiskinan pada tahun 2002 tercatat 11,62 persen, telah menurun hingga saat ini tersisa 5,25 persen di tahun 2018. Capaian ini menempatkan Provinsi Kep.Bangka Belitung pada posisi 6 terendah di Indonesia, sementara angka nasional berada pada angka 9,82 persen. Ketujuh, Tingkat pengangguran terbuka yang pada tahun 2003 sebesar 9,4 persen, telah berhasil kita tekan menjadi 3,65 persen pada bulan Agustus 2018 ini,” ulas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan, kekayaan alam dan budaya yang telah dilimpahkan di Bumi Serumpun Sebalai ini, telah ikut mendorong pertumbuhan perekonomian Bangka Belitung. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan dan pariwisata akan terus dikembangkan.

Dengan tidak lupa menyertakan usaha mikro, kecil dan menengah, yang antara lain dilakukan melalui program 1001 digital preneur dengan menyasar wirausaha muda di Babel, guna mendorong transformasi masyarakat dari pertambangan ke pariwisata.

“Dalam perjalanan ini, aral dan rintangan yang telah dan akan kita hadapi tidak lah sedikit. Tapi percayalah, dengan bersama-sama, kita mampu menjadikan Babel lebih baik di hari depan. Insya Allah, kita akan mampu meraih cita-cita yang telah diikrarkan ketika terlahirnya Provinsi ini,” ujar Erzaldi.

Masih di kesempatan yang sama, Gubernur Erzaldi juga memaparkan sejumlah capain prestasi yang sudah diraih baik oleh Pemprov Babel, Kabupaten/Kota di Babel, maupun masyarakat pada tahun 2018.

Prestasi dan karya nyata yang tentunya patut diapresiasi dan pertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang, diantaranya, Pertama, Pilkada serentak di 3 Kabupaten/Kota tahun 2018 yaitu Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang yang berlangsung secara aman, damai dan dalam suasana yang kondusif.

Kedua, Penghargaan Pastika Parahita kepada Provinsi Babel yang telah menetapkan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok. Ketiga, Penghargaan Sindo Government Award kategori pariwisata; Penghargaan Provinsi Potensial Pelayanan Publik kategori penghargaan platinum dari PT. Tempo Inti Media Tbk, dan frontier consulting group.

Keempat, ditambahkan Gubernur, pada tahun 2018 untuk pertama kalinya menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Babel tahun anggaran 2017.

Kelima, hal yang sudah cukup lama diperjuangkan dan ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Babel yaitu penganugerahan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/Tahun 2018.

Patut pula di apresiasi sejumlah prestasi membanggakan dari Kabupaten dan Kota, diantaranya, disebutkan Gubernur, Kabupaten Bangka menerima penghargaan Pastika Parahita 2018 dari Menteri Kesehatan, penghargaan TOP 6 Pembangunan Daerah Terbaik Se-Indonesia tahun 2018 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, TOP 99 Sinovik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk Sistem Cepat Akurat dan Tepat Medik (Simpanan Cantik).

Berikutnya, Kabupaten Bangka Barat meraih penghargaan Satya Lencana Pembangunan Tokoh Koperasi dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN pusat, dan FKTP Berprestasi Tingkat Nasional III dari Kementerian Kesehatan.

Beberapa Kabupaten/Kota juga mendapat penghargaan lainnya, diantaranya Gerakan Indonesia Bersatu dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dari Kementerian Dalam Negeri untuk Kabupaten Belitung Timur, Penghargaan Adipura tahun 2017 untuk Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan, dan Penghargaan Tokoh Anugerah Kebudayaan Tahun 2018 kategori Pelestari yang diterima oleh Akhmad Elvian (Pegiat Adat Istiadat Budaya Bangka) dari Kota Pangkalpinang.

“Serta banyak lagi Raihan prestasi yang telah dicapai sepanjang tahun 2017 hingga 2018 yang tidak bisa saya sebut satu persatu,” ujar Gubernur Erzaldi.

Atas penghargaan dan prestasi tersebut, Gubernur Erzaldi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja keras dan karya dari aksi nyata yang telah dilakukan untuk kemajuan Bumi Serumpun Sebalai ini.

“Saya berharap, prestasi yang dicapai semakin memotivasi kita untuk menjadi semakin baik di masa yang akan datang. Mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Jadi ke-18 Provinsi Babel ini, untuk melanjutkan kerja yang sudah dimulai oleh para pendahulu kita,” ajak Gubernur.

Di akhir sambutannya, Gubernur Erzaldi menegaskan, pembangunan yang telah direncanakan tidak dapat berhasil hanya dengan kemampuan pemerintah semata, namun dibutuhkan sinergitas dan kontribusi positif seluruh elemen masyarakat demi menuju kejayaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tutup Erzaldi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.