Integrasi dan alih kelola Data Spasial Geographic KOTAKU Bangka Barat

0
50

Redbabel, Bangka Barat – Disperkimhub Kabupaten Bangka Barat dan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) telah mengawali dengan sebuah tahapan proses dengan siklus yang diusung sebagai sebuah pembelajaran kritis dan strategi intervensi kepada masyarakat untuk menyemai kembali nilai-nilai universal.Kamis (03 /11/ 2022,)

Diawali dengan mengadakan sosialisasi untuk menginternalisasikan pemahaman secara mendalam kepada masyarakat tentang pentingnya melembagakan nilai dalam kehidupan sosial masyarakat. Pentingnya pengawalan untuk menjaga alur pelembagaan nilai dimasyarakat, untuk memberikan dorongan penyadaran kepada masyarakat dalam membangun kembali nilai, menggerakkan masyarakat dalam menjaga keutuhan nilai itulah dalam pelaksanaannya di masyarakat dibutuhkan seorang relawan sebagai agen pembaharu dan agen perubahan.

Untuk itulah telah dilakukan alih kelola untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengolah data GIS melalui daring dan Luring pada 03 November 2022, dengan tujuan, pertama, memberikan gambaran tentang kegiatan pemetaan yang sudah ada dan perlu diperbaiki dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan Kotaku 2022. Kedua, membangun pemahaman penyusunan delineasi, proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga bagaimana melakukan pemetaan. Ketiga, membangun pemahaman bahwa data delineasi kumuh yang disusun oleh Program Kotaku menjadi masuk ke web Data Kite. Keempat, memberikan gambaran mengenai tahapan integrasi data spasial Pemerintah Daerah.

Acara di hadiri oleh beberapa OPD, BPPW Kepulauan Bangka Belitung, dan KOTAKU acara alih kelolal GIS ini juga dibuka oleh Kabid Perumahan Bapak Surya, Bapak Surya mengatakan bahwa data GIS ini harus terintegrasi keseluruh OPD yang ada di Bangka Barat, sehingga siapapun dapat mengaksesnya

Dalam kegiatan ini ada juga beberapa paparan yang disampaikan oleh Manajemen Data Pak Ari dengan materi alih kelola GIS Program Kotaku, dan juga ada paparan dari SUB GIS Bangka Barat oleh Bapak Agus yang dilakukan secara zoom, Setelah paparan kegiatan adalah tanya jawab, dan diskusi, ada beberpa pertanyaan dari Diskominfo Bapak Uli Nuha terkait keberlanjutan GIS, sehingga GIS ini dapat terintegrasi sehingga kedepan agar pihak pemerintah dapat meneruskan pelaksanaan kegiatan GIS ini. (Sbh/RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.