IMADA Muntok Lestarikan Budaya Sambut Ramadhan

0
242
Taman Ramadhan Untuk Umum, Tempat Bersantai Untuk Ngabuburit

RedBabel, Bangka Barat- Bulan Ramadhan bagi agama muslim merupakan hal yang sangat mereka nantikan, salah satunya masyarakat di Kampung Daya Baru Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Disini para remaja disebut IMADA ( Ikatan Muda Mudi Daya Baru ) setiap tahunnya melakukan pawai obor dan membuat taman Ramadan.

Friffy Roy, ketua IMADA mengungkapkan mereka melakukan ini selain untuk menyambut bulan ramadhan, juga guna melestarikan tradisi nenek moyang yang sudah berlangsung lama.

” Tahun ini pawai obor 3 Mei nanti, kita membuat taman untuk bersantai sore hari sambil menunggu berbuka puasa” katanya saat ditemui, Selasa (30/4/2019).

Pawai Obor Salah Satu Giat Yang Dilakukan Dalam Menyambut Bulan Ramadhan

Roy mengatakan taman mereka buat terbuka untuk umum, selain itu IMADA juga sudah menyiapkan obor dari bambu yang mereka tempatkan disepanjang kampung Daya Baru.

” Siapa saja boleh kesini, kita berharap hari H ( malam pawai obor ) nanti masyarakat muntok khususnya datang ke kampung kita, biar sama-sama kita pawai obor keliling kampung” ucapnya.

Namun dikatakannya, proses kegiatan menyambut bulan ramadhan tahun ini sedikit terkendala masalah biaya, mereka sedikit terlambat memulai pembuatan taman yang memaksa mereka dalam pekan ini harus kerja ekstra.

” Tahun ini kita sedikit ada kendala, karena biaya untuk perlengkapan dan lainnya lama terkumpul, jadi sekarang kita kerja lembur siang malam karena waktunya sudah dekat ” ungkapnya.

Terpisah Suwito, selaku kepala dinas pariwisata dan budaya kabupaten Bangka Barat ketika dimintai tanggapan terkait kegiatan yang dilakukan IMADA, dirinya sangat mengapresiasi karena di jaman perkembangan teknologi saat ini, masih ada masyarakat yang kompak dan berusaha melestarikan tradisi leluhur mereka.

” Ya kami dinas pariwisata dan budaya kabupaten Bangka Barat sangat menyambut baik kegiatan tersebut, inikan salah satu warisan leluhur kita yang memang harus dilestarikan, Karena kegiatan pawai obor ini memang setiap tahun di laksanakan dan mungkin ini satu-satunya yang ada di kecamatan Muntok khususnya” ungkapnya.

” Momen seperti ini memang harus dikembangkan, kalau kita bayangkan gempuran-gempuran teknologi itu luar biasa, tapi generasi muda kita di Daya Baru masih tetap mempertahankan tradisi dan itu merupakan suatu kerja yang luar biasa, karena kekompakan masyarakat itu yang kita butuhkan, karena kalau tidak kompak tidak mungkin bisa terlaksana. Kita berharap warisan ini tetap dilestarikan” Tambahnya. (Ril/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.