Harga Lada Murah, Warga Desa Belilik Bateng Terpaksa Jual Hasil Panen

0
417

RedBabel, Bangka Tengah- Masyarakat Desa Belilik Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah berbondong bondong untuk menjual hasil panen lada (Sahang) kepada para penampung. Hal ini dilakukan oleh masyarakat tidak lain ialah untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 H. Pantauan RedaksiBabel dilokasi penampungan milik Riky Syaputra (28) beralamat didesa Belilik sabtu (18/08) tampak sibuk melakukan aktivitas penimbangan.

Menurut Riky, “Warga disini tiap hari menjual lada ( Sahang ) tetapi bukan hanya warga disini saja yang menjual’ melainkan dari desa Beruas , Desa Namang dan Desa lainya juga datang kesini untuk menjual hasil panen lada (Sahang)”, Ungkapnya. Ia katakan, “Memang harga lada (Sahang) untuk tahun ini mengalami anjlok (Murah)’ Hal ini terpaksa di jual oleh petani lada dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari”, Ujarnya. “Adapaun untuk sekarang kita beli dari petani lada (Sahang) seharga Rp 50 ribu/Kg’ lain halnya untuk tahun tahun sebelumnya dengan harga kisaran Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu/Kg”, Tambahnya.

Salah satu warga desa belilik Pak Aswan yang kebetulan sedang menjual lada (sahang) dilokasi penampungan mengatakan, “Penjualan lada (Sahang) ia lakukan dengan terpaksa karena ini untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Menurutnya, Harga lada untuk saat ini memang tidak sebanding dengan besaran operasional yang dikeluarkan seperti biaya pupuk dan perawatan. Jadi mau bagaimana lagi mengingat untuk memenuhi kebutuhan terpaksa kita jual”, Tutupnya. (Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.