Hadir Dalam Acara Penyembelihan Hewan Kurban Di SMA 1 Payung, Gubernur Erzaldi Sampaikan Hal Ini

0
26

RedBabel-BASEL – Pada peringatan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menghadiri acara penyembelihan hewan kurban di SMA Negeri 1 Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (21/7/2021).

Kedatangan orang nomor satu di Babel tersebut disambut para siswa dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Terbukti, semua tamu yang masuk di lingkungan sekolah termonitor dengan melakukan pengecekan suhu tubuh dan juga disediakan alat cuci tangan, antiseptik pembersih tangan, serta masker.

Lantunan merdu Al-Quran dari salah satu siswa SMA Negeri 1 Payung bernama M. Rasul mengawali acara. Seusai melantunkan ayat suci dengan indah, gubernur memberikan tantangan kepada siswa tersebut untuk melantunkan kembali salah satu surat dalam Al-Quran. Dan siswa kelas XII IPS I itu pun sanggup menyelesaikan tantangan yang diberikan gubernur. Untuk itu, pria yang terkenal merakyat ini langsung menghadiahkan satu unit laptop kepada M. Rasul.

“Nanti laptopnya dikirim ya, gunakan untuk belajar dan teruskan cita-citanya untuk menjadi Hafidz Quran dengan tekun dan serius dalam menghafal Al-Quran,” pesannya.

Selain itu, Gubernur Erzaldi juga mengajak masyarakat untuk gemar bersedekah, dikarenakan saat ini banyak orang yang mesti mendapatkan uluran tangan kita disamping para mustahik. Salah satunya yakni, masyarakat yang saat ini sedang isolasi mandiri.

“Tebarkan terus kebaikan dan perbanyak sedekah, mudah-mudahan kebaikan yang kita lakukan diganjar setimpal oleh Allah SWT,” ucapnya.

Terkait pendidikan, gubernur yang terkenal sangat peduli pada bidang ini, menegaskan bahwa ke depan penerimaan siswa SMA/SMK Negeri di Babel akan ditambah salah satu persyaratan yakni Munaqosah Tahfidzul Qur’an bagi yang muslim, dan bagi siswa yang beragama lain akan dilakukan pengujian terkait pengetahuan kitab suci sesuai agama yang dianut.

Hal ini dikarenakan banyak siswa yang putus sekolah. Tercatat dalam dua tahun terakhir, sejumlah 2.348 siswa dikeluarkan dengan berbagai kesalahan, salah satunya diakibatkan hamil di luar nikah.

“Maka dibutuhkan pendidikan karakter, oleh karenanya saat ini kita terus mengupgrade kemampuan para guru konseling kita,” ungkapnya.

BACA JUGA : BANG ER dan Istri Berkurban di Masjid Al Mukminun Desa Kenanga

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Payung, Nurhasan, menjelaskan bahwa ada total lima ekor sapi dan satu ekor kambing kurban yang akan disembelih di halaman SMA Negeri 1 Payung, hasil sumbangan dari 30 orang guru dan 5 orang wali murid. Hewan kurban tersebut bakal dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan di kawasan Desa Payung.

Nurhasan juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Erzaldi di SMA tersebut dalam memberikan edukasi kepada siswa-siswi agar lebih memahami konteks berkurban.

“Saya harap ini adalah Idul Adha terakhir yang dirayakan di tengah pandemi,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh yang hadir juga dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, kegiatan kurban di SMA/SMK Negeri di Babel terdata yakni sapi ada 36 ekor dan kambing 6 ekor.

Selain di SMA Negeri 1 Payung, hari ini juga dilakukan penyembelihan di sekolah lainnya, seperti SMK Negeri 2 Pangkalpinang.

M. Soleh kemudian menerangkan beragam program beasiswa yang ada di Pemprov Babel.

“Di Babel ada namanya beasiswa Bangka Belitung Berkah, itu merupakan beasiswa bagi siswa tidak mampu yang tidak tercover Kartu Indonesia Pintar (KIP),” jelasnya.

Di tingkat SMA sederajat yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, kami bekerjasama dengan berbagai kampus di dalam maupun di luar Babel. Untuk luar Babel, di antaranya adalah Universitas Sriwijaya, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

“Pada tahun ajaran 2021/2022 dialokasikan beasiswa sebanyak 216 orang. Syaratnya, anak yatim dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Babel,” ungkapnya.

Sementara untuk beasiswa untuk luar negeri, di Taiwan tahun ini telah menghasilkan lulusan yang sebelumnya sempat diragukan program tersebut oleh berbagai pihak. Pada akhirnya, program ini terus berlanjut ke depannya.

“Inilah sosok gubernur kita, karena tak semua pemimpin peduli dengan dunia pendidikan,” jelasnya

Acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban serta peninjauan vaksinasi yang diselenggarakan pihak SMA Negeri 1 Payung untuk masyarakat setempat. Dan selepas shalat zuhur berjamaah, gubernur bertolak ke Desa Permis untuk melanjutkan agenda berikutnya. (*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.