Gubernur Erzaldi Welcome Dinner Bersama Peserta Perkemahan Nasiona

0
192

RedBabel, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman didampingi Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, Sekda Babel Yan Megawandi, Ka-Kwarda Hj.Melati Erzaldi, Welcome Dinner bersama Peseta Perkemahan Bakti Satuan Karya Widya Bakti tingkat Nasional tahun 2018, di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai Rumah Dinas Gubernur (19/11/2018) malam.

Welcome dinner ini, juga selain dihadiri peserta Perkemahan Bakti Satuan Karya Widya Bakti Perwakilan seluruh Indonesia, juga dihadiri Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, dan unsur terkait lainnya.

Gubernur Erzaldi mengawali sambutannya mengucapkan selamat datang kepada peserta perkemahan nasional pertama di Babel. “Mari kita ambil kesempatan ini, untuk memperkuat wisata kita. Kami juga ingin bisa belajar dari kakak – kakak yang hadir, baik dari jawa barat atau jawa tengah atau daerah lain. Terus terang kami butuh tambahan dari segi pengetahuan kami, agar kami yang bagian dari melayu sumatera juga bisa mempelajari banyak hal dari jawa, untuk memperkuat dan menambah wawasan pariwisata kami lewat budaya yang berbeda,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga mengajak para peserta Perkemahan ini, untuk tidak hanya sekedar berkemah saja, tetapi juga memberikan saran kepada para peserta untuk menikmati wisata dan kuliner di Babel. “Belum sah ke Babel kalau belum merasakan Otak-otak dan yang lainnya. Karena, kuliner kami ini bisa menjadi lebih enak itu dikarenakan lada dan terasinya berkualitas. Silahkan pergi ke tempat wisata selain ke pantai, hutan dan eks tambang. Percayalah, di Babel ini lain dari yang lain, dan Babel ini adalah beda,” ujar Gubernur Erzaldi.

Misal, lanjut Gubernur, Babel memiliki Geopark yang akan disahkan oleh UNESCO, dimana ini salah satu hal menonjol dari Babel. “Kami juga punya kain cual bangka dan salah satu yang menjadi seni dan tradisi tersendiri, seperti kisah kain cual pada 200 tahun lalu, apabila gadis itu mau menikah harus bisa membuat Kain Cual walau budaya tersebut tidak lagi dikedepankan,” kata Gubernur.

Selain itu, Erzaldi juga ingin perkemahan ini dijadikan suatu motivasi bagi semua peserta, karena memang dari pramuka inilah nanti salah satunya akan melahirkan karakter anak bangsa yang luar biasa, seperti kecakapan, kesopanan dan juga kedisiplinan didalam Pramuka.

“Terakhir saya berpesan kepada kakak Melati yang mendapat mandat dan tanggung jawab secara nasional, pimpinanlah dan kerjakanlah dan juga bentuklah para peserta kita ini, agar bisa menjadi pramuka yang berkarakter,” tutup Gubernur.

Pada kesempatan sama, Saptari Noviastri selaku Kasubdid Pembinaan Tenaga Kesejarahan di Dirjen Direktorat Sejarah Kemendikbud menyampaikan, Pramuka ini adalah salah satu dari Nawa Cita, dimana menurut Saptari, pramuka adalah pendidikan karakter, dan pramuka ini adalah bagian menindaklanjuti dari salah satu kebijakan pemerintah.

“Saya berterimakasih kepada kak Melati, karena ini adalah pertama kali, maka ini adalah akan menjadi model yang paling awal kami dalam Saka widya Bhakti yang memiliki 7 Krida,” terangnya.

Tujuan lain adanya perkemahan ini, ditambahkan Saptari adalah menjadikan setiap individu pramuka itu berprilaku mulia dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian sosial mereka. “Sekali lagi terima kasih kepada kak Melati dan kak Erzaldi yang telah mempersiapkan tempat di bumi perkemahan babel ini yang memiliki tempat- tempat wisata yang indah,” pungkas Saptari. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.