Gubernur Erzaldi Tetapkan UMP Babel Tahun 2020. Ini Besaran Kenaikannya

0
163

RedBabel, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman didampingi Wakil Gubernur (Wagub), Abdul Fatah, Senin (28/10/2019) pagi, secara resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Babel tahun 2020.

Bertempat diruang Transif lantai dasar Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, Pangkalpinang, turut serta Kepala Dinas Tenagakerja Babel Harrie Patriadie, Gubernur menyampaikan bahwa UMP Babel Tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp3.230.023,66.

Ketetapan itu melalui Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung nomor 188.44/943/Disnaker/2019.

Dijelaskan Gubernur, dasar penetapan UMP Babel diantaranya Undang-Undang Nomor 13 tahun 2013 tentang Undang – Undang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, Surat Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 Perihal penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Domestik Bruto tahun 2019.

Di sampung itu, lanjut Gubernur, penetapan UMP juga berdasarkan Sidang Dewan Pengupahan Provinsi Babel pada tanggal 21 Oktober 2019 yang menghasilkan Berita Acara Rekomendasi Penetapan Upah Minimum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020.

Besaran UMP Babel 2020 ini, diungkapkan Erzaldi, mengalami kenaikan 8,51 persen dari tahun sebelumnya dan mulai berlaku tanggal 1 Januari 2020.

Gubernur Erzaldi berharap, dengan adanya penyesuaian UMP ini, dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja para pekerja. Dengan kenaikan UMP Hal ini pula, Gubernur berharap iklim investasi di Babel tidak menurun.

Bagi Perusahaan, Gubernur meminta agar apa yang telah ditetapkan bersama ini untuk dapat dipatuhi, dan juga memperhatikan peningkatan kinerja para pegawainya.

Untuk kepatuhan terhadap UMP tahun 2020, kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Babel, Gubernur meminta untuk turun ke lapangan.

Jika ada pihak perusahaan yang merasa keberatan, dirinya menghimbau agar disampaikan dengan pembicaraan yang baik, sesuai prosedur yang ada, selama alasan bisa diterima.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pengupahan Babel Suhardi pada kesempatan itu mengatakan, Penetapan UMP tahun 2020, berdasarkan angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional. Penyesuaian ini juga didasarkan atas Indeks harga konsumen atau daya beli masyarakat. 

Suhardi  berharap adanya pemantauan atau survei yang intens dan serius dari Disnaker dan Dewan Pengupahan terkait kepatuhan perusahaan atas ketetapan ini. 

Pengumuman UMP itu, turut dihadiri Serikat Pekerja Seluruh Indonesia(SPSI) Babel, Dewan Pengupahan, dan Dewan Pakar Pengupahan Babel, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Babel, jajaran Disnaker Babel, serta Media Massa. (*AB/RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.