Gubernur Erzaldi Serahkan Penghargaan Kepada Siswa dan Guru Berprestasi di HGN 2018

0
209

RedBabel, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menjadi Inspektur Upacara Bendera Peringatan HUT PGRI Ke-73 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Upacara yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, di Air Itam Pangkalpinang, Senin (26/11/2018) pagi ini, turut dihadiri unsur Forkopimda Babel, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perwakilan Guru baik dibawak Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Kabupaten/Kota, perwakilan mahasiswa serta pelajar.

Hari  Guru  Nasional  tahun  2018 mengusung tema “Meningkatkan  Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI”. Tema ini, dipilih, mengingat tantangan pendidikan  di  abad  XII  semakin  berat. Ini  meniscayakan  peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan  kualitas  agar  memiliki  kompetensi  yang  sesuai  dengan perkembangan zaman.

Hal itu diungkapkan Gubernur saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy.

Gubernur memberikan apresiasi Mendikbud kepada para guru dan tenaga kependidikan Indonesia yang ada di dalam maupun di luar negeri.

“Terima  kasih dan penghargaan  yang  setinggi-tingginya  juga kami sampaikan  atas  dedikasi,  komitmen,  dan  segala  ikhtiar  yang  telah  dilakukan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga  martabat  guru  semakin  dijunjung  tinggi  seiring dengan meningkatnya  profesionalisme,  yang  diikuti  dengan  peningkatan kesejahteraan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulianya,” kutip Gubernur.

Di  tengah-tengah  perayaan  Hari  Guru  Nasional  ini, lanjut Erzaldi , bangsa  Indonesia  sedang menghadapi keprihatinan atas beberapa bencana. Dua yang terbesar baru terjadi di  Nusa  Tenggara  Barat  dan  Sulawesi  Tengah.  Tidak  kurang  dari  22  ribu  orang guru dan tenaga kependidikan  serta peserta didik  telah menjadi korban, baik yang meninggal  dunia,  luka  berat,  kehilangan  sanak  keluarga,  maupun  yang kehilangan  tempat  tinggal.

“Doa  terbaik  dari  kita  semua  untuk  para  guru  dan tenaga  kependidikan  yang  terdampak  bencana  tersebut.  Semoga  Allah  SWT senantiasa  memberikan  ketabahan  dan  kekuatan  kepada  para  guru  beserta keluarganya,” tambah Gubernur.

Gubernur Erzaldi juga menyampaikan, revolusi industri keempat yang sudah merambah ke semua sektor, harus disikapi dengan  arif,  karena  telah  mengubah  peradaban  manusia  secara  fundamental.

Untuk  itu, dikatakannya, diperlukan  guru  yang  profesional,  guru  yang  mampu  memanfaatkan kemajuan teknologi informasi  yang  super cepat  tersebut  untuk  meningkatkan kualitas  proses  belajar  mengajar  pada  setiap  satuan  pendidikan  dalam  rangka mempersiapkan  sumber  daya  manusia  (SDM)  yang  unggul  dengan  kompetensi global.

“Walaupun  teknologi  informasi  berkembang  demikian  cepat,  dan sumber-sumber  belajar  begitu  mudah  diperoleh,  peran  guru  sebagai  pendidik tidak  tergantikan  oleh  kemajuan  teknologi  tersebut,” demikian Gubernur Erzaldi.

Setelah pelaksanaan Upacara, Gubernur bersama unsur Forkopimda Babel, tokoh agama dan tokoh masyarakat, menyerahkan penghargaan kepada siswa, guru berprestasi beserta  forum guru dalam bantuan yang disalurkan ke Babel Peduli untuk bantuan Lombok dan Sulawesi Tengah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.