Gubernur Erzaldi Saksikan Proses Panen Udang Vaname di Tambak Udang Albajo

0
329
Antusiasme Gubernur menyaksikan proses panen udang vaname

RedBabel, Bangka Induk– Di tengah padatnya Aktivitas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, harus menerima tamu-tamu dari semua kalangan baik instansi pemerintahan maupun masyarakat, beliau masih sempat melakukan kunjungan kerja atau dalam istilah lokalnya Natak Kampung.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (29/1/2019), setelah memimpin Rapat Sinergitas Pembangunan Kampung KB dan Agenda Terpadu tahun 2019, Pukul 07.00 Wib, di ruang kerjanya Lantai II Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, menerima Tamu International Development Bank, dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan 3 unit Bus Sekolah Kabupaten Bangka di Kecamatan Riau Silip, Gubernur Erzaldi menyempatkan diri menyambangi tambak udang di Bedukang Kecamatan Riau Silip, Bangka.

Di tambak udang “Albajo”, Bedukang ini, Gubernur didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel, Eko Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Babel, Tajuddin, sejumlah Pejabat Pemkab Bangka serta pengelola tambak udang, menyaksikan secara langsung proses panen udang Vaname.

Gubernur sangat antusias melihat dari pinggir tambak para pekerja tambak yang sedang memanen udang.

Antusiasme Gubernur menyaksikan proses panen udang vaname

Dari tempat panen, Gubernur melanjutkan tinjauannya ke tempat penyortiran dan penimbangan Udang Vaname yang baru dipanen, dimana lokasinya tak jauh dari tambak.

Gubernur melihat tempat penyortiran dan penimbangan udang vaname

Disela-sela peninjauannya, Gubernur Erzaldi menyebutkan, keberadaan tambak udang ini, tentu dapat meningkatkan pendapatan, baik bagi pengelola koperasinya sekaligus menampung tenaga kerja.

“Mereka sebagai pionir penambak udang yang merupakan alumni Bangka – Jogja yang mengembangkan tambak udang di Bangka,” kata Gubernur Erzaldi.

Sementara itu, Pengelola Koperasi Alumni Bangka Jogja (Albajo), Rusli, mengatakan, tambak udang ini, merupakan bentukan dari Alumni Bangka Jogja yang telah berdiri sejak tahun 2015.

“Berdirinya Albajo ini berupa koperasi yang disebut dengan Albajo. Kami mengembangkan usaha ini, mulai tahun 2015, dan telah meningkat menjadi 30 perusahaan yang ada di Pulau Bangka. Saat ini telah berkembang,” ungkap Rusli.

Kemudian Rusli menjelaskan, Tambak Udang Vaname ini, menggunakan air laut. “Saat ini, kami membina masyarakat sekitar. Lahan yang digunakan untuk pertambakan ini adalah milik masyarakat setempat, hasil yang diberikan kepada masyarakat atau pemilik lahan sebesar 2 persen dari hasil penjualan udang yang dipanen,” tuturnya.

Menurut Rusli, adanya tambak ini, masyarakat setempat mendapatkan tambahan lapangan pekerjaan, karena para pekerja di tambak udang merupakan warga sekitar. (*ab/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.