Gubernur Erzaldi Resmikan Rumah Berkah Lada

0
131

RedBabel, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menandatangani piagam peresmian dan menggunting pita sebagai simbol pembukaan Berkah Lada Petani “Natural and Super Quality”, lada kemasan, dan hilirisasi lada di Bangka Belitung. Acara pembukaan ini diadakan di Rumah Lada Petani yang beralamat di Desa Tua Tunu, Pangkalpinang, Jumat (31/01/2020).

Berkah Lada Petani merupakan rumah produksi lada kemasan. Direktur Utama Berkah Lada, Zaidan Lesmana, dalam sambutannya mengatakan Berkah Lada Petani merupakan perjuangan bersama masyarakat Bangka Belitung dengan berinovasi mengelola industri lada, agar terbentuk industri hilirisasinya.

Gerakan awal dimulai dengan menyiapkan rumah produksi lada kemasan, dilengkapi dengan mesin yang ramah lingkungan dan harga yang sangat terjangkau.

Usaha ini juga telah mengantongi sertifikat halal, BPOM, hingga SNI untuk memperluas ruang gerak pemasaran di nasional hingga internasional.

Lada kemasan Berkah Lada Petani ini memiliki 4 (empat) varian kemasan lada, diantaranya kemasan saset, lada bubuk dan biji lada botolan, kemasan biji lada grinder, hingga kemasan isi ulang.

“Berkah Lada sangat berusaha untuk konsisten dalam menjaga kualitas dan kebersihannya, standarisasi ini juga bentuk kesiapan untuk memenuhi pasar nasional dan dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pasar nasional hingga dunia sangat berminat terhadap lada Babel karena kualitas lada hitam yang sudah sangat diakui. Melalui kesempatan ini, besar harapannya agar para petani dapat termotivasi untuk terus menanam lada, karena Babel sudah menyiapkan hilirisasi produk lada seperti BUMD, Koperasi, dan Rumah Kemasan agar lada petani dapat dibeli dengan harga tinggi.

“Dukungan semua pihak juga akan memotivasi kita bersama. Kami yakin, dengan hilirisasi ini akan mengembalikan kejayaan lada Babel,” ungkapnya optimis.

Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, bahwa ini merupakan gerakan yang seharusnya sejak lama digerakkan. Dirinya sangat bersyukur atas adanya pembangunan industri hilirisasi produk lada oleh Berkah Lada Petani.

“Jika lada kita dikemas seperti yang dilakukan oleh rumah kemasan ini, tentunya akan menaikkan harga lada, sebab saat dijual dalam kemasan dapat mencapai harga 200 ribu rupiah,” ungkap Gubernur Erzaldi Rosman begitu bersemangat.

Direktur Berkah Lada juga meminta BP3L untuk terus berkoordinasi dengan koperasi mengenai penetapan harga lada petani, agar kedepannya lada dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi.

Bahkan, Gubernur Erzaldi Rosman meminta Berkah Lada Petani untuk menyiapkan pesanan paket lada sebagai bingkisan oleh-oleh dalam Kongres UII, 26 Februari 2020.

Secara khusus, Kepala Bidang Perkebunan, Hairuldi, S.P., M.Si., menyampaikan telah menyiapkan lahan seluas 200 hektar untuk perkebunan nanas masyarakat di Desa Jeriji, Kabupaten Bangka Selatan,.

Beliau meminta agar Dinas Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menindaklanjuti pemberian bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Dibina agar maksimal pengolahan lahannya, sebab akan dibuatkan pabrik selai dan sirup nanas untuk hilirisasi hasil perkebunan nanas ini,” ungkapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.