Gubernur Erzaldi : Potensi Wisata Babel Sudah Diakui, Tinggal Pengelolaannya Harus Baik Dan Benar

0
421

RedBabel, Bangka Tengah – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menekankan pentingnya manajemen pariwisata dalam mengelola dan mengembangkan Daya Tarik Wisata (DTW) di Babel.

Menurut Gubernur, masih banyak DTW di Babel yang pengelolaannya belum menerapkan manajemen pariwisata yang baik. Potensi dan peluang di sektor pariwisata akan sia-sia apabila tidak dikelola dengan baik dan benar.

“Daerah kita (Babel-red) punya potensi luar biasa, banyak hal yang bisa kita kemas untuk dapat dinikmati oleh wisatawan. Keindahan alam pantai dan bahari sudah diakui,  tetapi kita punya potensi lain misalnya potensi wisata alam seperti hutan dan hutan mangrove. Pengelolaannya harus didukung dengan manajemen yang tepat,” Kata Gubernur saat memberikan pengarahan pada Kegiatan Workshop Pembinaan Sadar Wisata, di Hotel Novotel Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Selasa (1/10/2019).

Dikatakan lebih lanjut oleh Gubernur, banyak objek wisata di Babel yang tidak mengutip retribusi. Kalaupun ada, ini nominalnya masih sangat murah. Kalau misalnya objek ini dikelola secara maksimal, semua fasilitasnya lengkap,  tentunya akan memberikan kontribusi lebih besar kepada pendapatan masyarakat maupun pemerintah.

Gubernur berpandangan, prinsip manajemen pariwisata harus melibatkan tiga hal, agar pengembangan pariwisata Babel dapat mengalami percepatan. Saran Gubernur, manfaatkan kearifan lokal,  miliki ide – ide kreatif untuk menciptakan berbagai atraksi-atraksi wisata. “Apabila prinsip manajemen sudah kita manfaatkan, kedepannya sektor pariwisata di Babel dapat berkontribusi bagi pendapatan daerah,” Ujarnya.

“Pariwisata merupakan aset daerah. Saya harap pendapatan di sektor ini, dapat meningkat dari angka sekitar 7% tahun ini,” Ungkap Gubernur.

Menyinggung pemberdayaan masyarakat di sektor pariwisata,  orang nomor satu di Babel itu, mengajak masyarakat ikut serta menciptakan suasana dan atmosfir kepariwisataan yang kondusif di lingkungan destinasi wisata.

“Semua lapisan masyarakat harus memiliki prinsip sadar wisata. Kesadaran ini, diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme dalam menyambut dan melayani wisatawan,” Terang Gubernur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Babel mengusung tema “Sinergitas Pembangunan Kepariwisataan Kepulauan Bangka Belitung Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Yang Berkelanjutan” tersebut, diikuti perwakilan dari Dinas Pariwisata serta instansi terkait dari 7 kabupaten/kota se Babel, pelaku usaha pariwisata, media massa. Dan menghadirkan narasumber Dosen STP Trisakti Jakarta, Rina Fitriana dan Pimpinan Desa Wisata Penting Sari, Sleman Yogyakarta, Doto Yogantoro. (*AB/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.