Gubernur Erzaldi Mengajak Pemkab/Pemkot Memperhatikan Ekonomi Masyarakat Babel Terdampak Covid-19

0
117

RedBabel-Pangkalpinang – Senin (13/4/2020), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Khusus Pembahasan Pemberian Bantuan untuk Masyarakat yang diselenggarakan di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel.

Pada Rakor itu, diikuti Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, Kepala Daerah se-Babel, Kepala Bappeda, Kepala Bakuda se- Babel.

Dalam arahannya, Gubernur Erzaldi mengatakan, Rakor yang dilakukan ini membahas refocusing dan relokasi kedua yang akan mempersiapkan anggaran pemberian jaring pengaman sosial.

“Kita akan melakukan refocusing dan realokasi tahap kedua berkenaan dengan pemberian jaring pengamanan sosial (Social Safety Net) kepada masyarakat kita yang terdampak,” Ujar Erzaldi.

Menurut Erzaldi, Rakor ini merumuskan langkah-langkah dari masing – masing Pemerintah Daerah, mulai Provinsi maupun Kabupaten/Kota se- Babel, dalam pengaturan anggaran yang akan disediakan dalam pelaksanaan pemberian jaring pengamanan social (social safety net) kepada masyarakat.

Erzaldi menyebutkan, penerima bantuan yang akan menerima bantuan ini, merupakan masyarakat miskin baru penerima bantuan di luar Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) sebanyak 36.910 KK yang tersebar di 7 Kabupaten/Kota se-Babel.

“Kalau kita mau gabung jadilah dapat semua ini kita siapkan 1 juta per KK selama 3 bulan. Kalau kita melaksanakan ini bersama – sama tentunya ada pembagiannya, dan kita akan bekerja sama dengan bank, dengan sistem by name by address,” Ujar Erzaldi.

Setelah refocusing dan realokasi tahap kedua selesai, kata Erzaldi, akan dilakukan refocusing dan realokasi tahap ke tiga yang akan diberikan kepada UMKM, IKM dan para pekerja informal, saat ini sedang dilakukan pendataan lebih lanjut.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten/Kota diajak Gubernur Erzaldi, bersama – sama mendukung antisipasi pencegahan penyebaran Covid – 19, dan harus memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19. Dengan kejadian penyebaran virus corona ini, banyak masyarakat terdampak yang berakibat timbulnya masyarakat miskin baru akibat tidak bekerja.

Terkait dengan anggaran yang akan diusulkan tersebut, dikatakan Erzaldi, Pemerintah Kabupaten/Kota juga diajak untuk ambil bagian dalam mensukseskan program ini, sehingga masyarakat yang terdampak dapat terbantu dari segi ekonominya. (*Ab-Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.