Gubernur Erzaldi Giling Padi Dalam Acara Panen Perdana di Desa Air Anyir

0
250

RedBabel, Bangka Induk- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Senin (14/1/2019) melakukan kegiatan Panen Padi Perdana milik salah satu warga di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

Di tempat ini, selain berdialog dengan warga sekitar, Gubernur juga mendapat kesempatan menggiling Padi hasil Panen Perdana Tahun 2019 di areal sawah seluas 90 hektar itu.

Menurut Pemilik lahan, Abdullah, dari 90 hektar lahan yang dimilikinya baru sekitar 15 hektar yang ia manfaatkan sebagai ladang padi, bersama warga dan kelompok tani. Pada Panen Perdana ini, dari lahan yang digarap menghasilkan sekitar 3 ton. Dan hasil ini, selain untuk dikonsumsi oleh warga rencananya juga akan dijual ke masyarakat.

Gubernur Babel Erzaldi berharap, selain padi, masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada agar lebih maksimal. Salah satunya adalah dengan mendorong masyarakat untuk menanam Sorgum.

Gubernur mengapresiasi hasil panen para warga Air Anyir, walau demikian, dirinya tidak memungkiri bahwa seharusnya hasil yang diperoleh untuk lahan sebesar itu adalah 5 sampai 6 ton. Apalagi menurutnya, sistem yang digunakan adalah sistem pengairan tadah hujan jadi hasilnya dinilai kurang maksimal.

Untuk itu, agar hasilnya nanti bisa memberikan keuntungan lebih bagi para petani, Gubernur mendorong para petani menanam Sorgum di Lahan itu.

Dijelaskan Gubernur, saat ini, di Babel, baru 30 hektar lahan yang digarap untuk pengembangan Sorgum. Rencananya akan dibuat 300 hektar penanaman Sorgum di Babel ini. Jadi, dengan lahan 90 hektar di Air Anyir ini, bisa memenuhi sepertiga lahan yang direncanakan, dan kalau perlu bisa dibangun pabrik pengolahan sorgum di tempat ini.

Hal tersebut dijelaskan Gubernur, karena dirinya merupakan pembina komunitas sorgum di Babel. Sehingga ia mengetahui hasil, manfaat serta keuntungan yang lebih dari penanaman sorgum ini.

Pemerintah juga, akan membantu pembibitan dan peralatan untuk mendorong pengembangan sorgum, oleh masyarakat. Tambahnya.

Seperti diketahui, sorgum memiliki masa panen sekitar tiga hingga empat bulan. Selain memiliki harga jual yang tinggi, sorgum baik untuk penderita diabetes, dan autis.

Dalam panen padi perdana tersebut, Gubernur Erzaldi juga didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka. (*Ab/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.