Gubernur Erzaldi Datang Menyapa, Kerinduan Masyarakat Flobamora Terobati

0
238
Gubernur Erzaldi saat menyapa salah satu masyarakat Flobamora Babel

RedBabel, BangkaTengah- Kerinduan masyarakat Flobamora untuk bersilahturahmi dan bersua dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, akhirnya bisa terwujud. Setelah orang nomor satu Babel menyapa mereka di kebun sawit dusun Sentrung, desa Kulur, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu 13 Febuari 2019. Flobamora merupakan Ikatan Masyarakat Flores-Sumba-Timor-Alor yang tinggal dan menetap serta telah menjadi warga Babel.

Momen saling melepas rindu antara Gubernur Erzaldi dengan  masyarakat Flobamora tersebut, dimanfaatkan juga untuk mensosialisasikan Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel. Gubernur menegaskan, kehadirannya kali ini untuk menyapa, bersilaturahmi, menjawab kerinduan masyarakat kepada pemimpinnya, sekaligus menyampaikan Program Pemerintah yang salah satu diantaranya adalah program pembagian bibit lada dan bibit sawit unggul serta bantuan sapi yang berguna selain untuk peternakan juga untuk produksi pupuk kompos.

Bantuan itu, kata Gubernur, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar yang notabene adalah bercocok tanam Lada dan Sawit. Untuk Lada, Gubernur mengatakan, masyarakat akan diberikan bantuan bibit lada unggul sekalian junjung hidup dan 5 kilogram pupuk per-batang. Gubernur berharap Masyarakat Bangka Belitung khususnya para petani lada meningkatkan produksi lada.

Dalam pertemuan itu, Gubernur memberi pemahaman kepada para petani agar jangan bicarakan harga turun naik, tetapi bagaimana upaya kita agar bisa meningkatkan produksi lada. Dijelaskan Gubernur, produksi lada per-tahun Bangka Belitung, adalah 400 kilogram per-hektar per tahun. Angka ini, jauh di bawah produksi negara tetangga kita Vietnam yang mencapai 3 ton per-hektar per-tahun. “Produksi di negara tetangga itu, tidak turun walaupun harga sedang turun. Beda dengan petani Babel, dimana harga turun produksi juga turun, bahkan banyak kebun yang ditinggal oleh petani. Dan Saat harga naik tidak ada stok di Bangka Belitung,” ujar Gubernur.

Maka dari itu, Gubernur memotivasi para petani untuk meningkatkan produksi lada. Keberhasilan kebijakan ini, menurutnya, bukan diukur dari naiknya harga lada, tetapi meningkatnya produktifitas Lada. Untuk bibit sawit, Gubernur menjelaskan, bantuan bibit sawit unggul akan diberikan kepada petani yang tanaman sawitnya tidak produktif. Artinya, buahnya tipis dan bijinya besar. Pohon itu akan ditebang diganti dengan bibit unggul bantuan Pemprov. Oleh sebab itu, setiap petani harus mendata berapa tanaman sawit yang tidak produktif. Sedangkan bantuan sapi, dapat dikelola untuk peternakan dan mensuplai pupuk kompos bagi tanaman lada maupun sawit. Harap Gubernur.

Usai menyapa masyarakat desa Kulur, Gubernur dan rombongan serta didampingi oleh sekertaris daerah Kabupaten Bangka Tengah Sugianto, melanjutkan kunjungannya ke desa Belimbing. Tepatnya di Balai Masjid Nurul Hasanah, Gubernur berdialog dengan masyarakat desa Belimbing. Seperti di tempat sebelumnya, Gubernur menyampaikan Program 3 S yaitu Sahang (pembagian bibit Lada unggul), Sawit (Pembagian Bibit Sawit Unggul) serta Sapi (Bantuan Sapi untuk Peternakan dan Produksi Pupuk Kompos).

Gubernur juga berharap agar desa Belimbing yang terkenal akan buah duriannya untuk tidak merambah bukit yang ada di sebelah desa. Dirinya akan memberikan bantuan bibit durian Tembaga dan Namlung yang merupakan durian kelas super di Babel. Gubernur juga akan memberikan bantuan untuk renovasi Masjid Nurul Hasanah sebagai sarana Ibadah masyarakat sekitar. Kegiatan diakhiri dengan Nganggung Bersama di tempat tersebut. (*/ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.