Gubernur Erzaldi : Bidang Pekerjaan Dalam Era Industri Digital 4.0, Sangat Luas

0
227

 

RedBabel, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menjadi Narasumber dalam Dialog Pendidikan “Mempersiapkan Generasi Milenial Menghadapi Revolusi Industri 4.0”, yang diselenggarakan di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Kamis (2/5/2019) sore.

Kegiatan yang merupakan rangkaian Gebyar Pendidikan SMA/SMK/SLB Provinsi Tahun 2019 itu,  dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019.

Selain Gubernur Erzaldi dalam dialog itu menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Babel, Basit Cinda Sucipto, dan Perwakilan Siswa, Ade Irma Heryana dari SMAN 2 Pangkalpinang, Siti Indah Resti SMKN 1 Simpangkatis Bangka Tengah, serta Rian Ifandi Siswa SLB Negeri Pangkalpinang sebagai nsarasumber, dengan Moderator Dekan Fisip UBB, Ibrahim.

Gubernur Erzaldi mengatakan, bicara tentang Pendidikan, sesuai dengan Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Babel, dalam hal ini bagaimana Siswa bisa berpartisipasi dengan apa yang telah didapat di dalam Dunia Sekolah, baik dari TK hingga SMA/SMK/SLB untuk diimplementasikan di dunia kerja.

Saat ini, sebagian besar siswa hanya berkutik pada cita – cita setelah Lulus Sekolah nanti ke – 6 bidang pekerjaan saja. Padahal, menurutnya, masih banyak bidang pekerjaan yang ada. Hal ini menjadi tanggung jawab bukan hanya pihak Sekolah dalam hal ini Guru saja, tetapi juga Keluarga atau orang tua untuk mengarahkannya.

Di dalam Era Industri Digital 4.0 ini, menurut Gubernur, suksesnya seseorang ditentukan dengan bagaimana seseorang tersebut melihat Priority dan Quality.

Oleh sebab itu, Gebyar Pendidikan yang diadakan ini, merupakan suatu langkah yang tepat dalam rangka mengangkat Karakter para Siswa, sehingga jiwa entrepreneurnya terbangun dan mereka memiliki wawasan yang luas mengenai Dunia Usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, setiap warga negara berhak mendapat Pendidikan. Semua warga mempunyai hak yang sama, tidak terkecuali dengan mereka yang mempunyai disabilitas juga berhak mendapat Pendidikan dengan perlakuan yang lebih khusus.

Beri kesempatan kepada mereka, kata Soleh, untuk maju bersama, karena pendidikan ini akan mengubah hidup mereka selain mereka harus punya keterampilan.

Pemprov Babel, saat ini, menurut dia, telah memberikan Beasiswa kepada siswa – siswi yang kurang mampu. Pada tahun ini, telah diberikan beasiswa kepada 976 peserta didik yang melanjutkan Kuliah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Japnas Babel, Basit Cinda Sucipto menyampaikan, dalam pandangan sebagai Pengusaha, dirinya melihat saat ini kecenderungan atau karakter masyarakat memilih pekerjaan di bidang administrasi atau kecenderungan pekerjaan yang duduk di belakang meja.

Agar diterima di dunia usaha, menurut dia, tidak semata – mata hanya membutuhkan skil, tetapi juga yang penting adalah karakter untuk bisa mengikuti budaya kerja, disiplin dan diedukasi sebuah perusahaan.

Pihaknya saat ini, menerima siswa – siswi yang akan magang di tempatnya sebagai wadah implementasi dan meningkatkan skill tentang apa yang telah diterima para siswa di Sekolah.

Usai Dialog, Gubernur beserta Rombongan mengunjungi Stand yang merupakan display hasil karya kreatifitas Siswa – siswi SMA/SMK/SLB yang ada.

Gubernur disela-sela kunjungannya mengapresiasi hasil karya para siswa yang menurut dia, hal ini, perlu didorong dan sentuhan. Sesuatu yang bisa dijual, perlu dibina terus dan berkelanjutan.

Dialog Pendidikan tersebut, ikut dihadiri para Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se Bangka Belitung. (*AB/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.