Gubernur Erzaldi Apresiasi Daerah Atas Penganugerahan Desa Sadar Hukum

0
274

RedBabel, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyakini betapa pentingnya semangat dan sikap masyarakat terhadap kesadaran atas hukum didalam berbangsa dan bernegara. “Toleransi dan suasana kondusif di Bangka Belitung sangat baik sekali dan tentunya terus kita jaga sebaik mungkin”, Jelas Gubernur di hadapan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly, pada acara Peresmina Delapan DEsa/Kelurahan Sadar Hukum Dan Pemberian Penghargaan Kepada Kepala Daerah di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, pada hari Senin (17/09).

Menurut Gubernur, Pemerintah Daerah sangat intens terhadap kesadaran hukum bahkan dari sejak dahulu telah menerapkan kepada setiap mahasiswa yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk dapat meningkatkan pentingnya kesadaran hukum bagi masyarakat. Maka tidaklah berlebihan jika di Provinsi Bangka Belitung telah tumbuh desa yang sadar hukum dan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM. “Secara khusus saya ucapkan kepada para Kepala Desa dan Lurah, Camat, serta Para Bupati /Walikota yang telah ikut berpartisipasi aktif membuat masyarakat kita sadar hukum”, Kata Gubernur Erzaldi.

Disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman bahwa keberadaan Lembaga Pemasyarakatan sangat diharapkan masyarakat Babel agar dapat meningkat pelayanan dalam bidang hukum. Menurut Gubernur Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Bangka Belitung sudah over kapasitas dan terdapat dua daerah yang belum memiliki Lembaga Pemasyarakatan yaitu Bangka Selatan dan Bangka Tengah. “Dua daerah diujung Pulau Bangka yaitu Bangka Selatan dan Bangka Tengah saat ini belum memiliki Lembaga Pemasyarakatan, sehingga jika akan menjalani sidang harus ke Kabupaten Bangka dengan jarak 250 km dari Bangka Selatan”, Jelas Gubernur.

Gubernur Erzaldi menjelaskan bahwa warga binaan di Bangka Belitung sangat dimanusiakan, dirangkul dan benar-benar dibina, dan ada Lembaga Pemasyarakatan telah memberikan pendidikan agama atas permintaan dari warga binaan. Pasalnya tugas memasyarakatkan masyarakat bukan semata – mata tugas Kementerian Hukum dan HAM tetapi tanggung jawab kita semua. Dengan adanya tanggung jawab tersebut, diharapkan dapat mendorong mereka untuk tidak berbuat kesalahan lagi. “Sewaktu mereka dilapas benar – benar telah dibina, sehingga setelah mereka selesai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan warga binaan dapat mengimplementasikan apa yang mereka dapat dan tentunya itu harus ada dorongan dari kita semua”, Kata Gubernur mengakhiri sambutannya. (*/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.