Gubernur Babel Raih Penghargaan Peduli Perlindungan Anak

0
202
Penyerahan Piagam Penghargaan Untuk Gubernur Babel Yang Diwakili Oleh Wakil Gubernur Abdul Fatah

RedBabel, BANGKA TENGAH – Untuk kesekian kalinya Gubernur Kepulauan Bangaka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, mendapatkan Penghargaan. Dan kali ini, Penghargaan yang diterima adalah Peduli Perlindungan Anak dari Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat dan KPAI Babel.

Piagam Penghargan itu diserahkan langsung oleh Ketua KPAI Pusat, Susanto, kepada Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, Selasa (23/4/2019) pagi, di Gedung Pertemuan Hotel Grand Vella, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, dalam Acara Diskusi Publik Refleksi Tiga Tahun KPAI Babel.

Selain Gubernur Babel, Piagam Penghargaan Peduli Perlindungan Anak juga diberikan kepada Badan Amil Zakat Nasional Babel, Organisasi Bantuan Hukum PDKP Babel, Himpunan Pewarta Indonesia, Ikatan Media Online Babel, Laboratorium Pisikologi Terapan Babel, Yayasan Dwin Babel.

Dalam penyerahan Piagam penghargaan itu, Ketua KPAI Pusat turut didampingi Ketua KPAI Babel, Sapta Qodria.

Wagub Abdul Fatah menyampaikan terima kasih atas Penghargaan Peduli Perlindungan Anak yang diberikan oleh KPAI.

Ia mengharapkan, keberadaan KPAI Babel, selalu membawa manfaat buat anak-anak yang mengalami kekerasan, dan juga membawa manfaat buat Pemprov Babel.

“Harapan, KPAI Babel ada manfaatnya buat Pemprov Babel, dan mampu mensuplai hal-hal yang terjadi di lapangan,” Kata Wagub.

Menurut Wagub, KPAI Babel baru berusia 3 tahun, tentunya di tahun pertama masih mencari bentuk, kemudian yang ke dua KPAI Babel melengkapi data jumlah anak di bawah 18 tahun yang perlu diawasi oleh mereka. Karena itu menjadi objek mereka untuk melakukan tugas dan fungsi dalam melakukan perlindungan anak. Setelah itu, akan dibuat klaster pengelompokan. Ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus,” Ujar Abdul Fatah.

Sebelumnya, Ketua KPAI Pusat, Susanto mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Babel atas peran dan partisipasinya terhadap upaya perlindungan anak di Babel, sehingga menghasilkan generasi SDM yang lebih baik.

Susanto juga mengharapkan diskusi publik ini, nantinya dapat merefleksi hal – hal yang sedang dilakukan ataupun yang sudah dilakukan, dengan begitu kedepan kinerja KPAI Babel semakin hari semakin lebih baik lagi. (*AB/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.