Gerakan 1001 Enterpreneur Babel, Motivator Berbagi Pengetahuan Bagi Para Pemula

0
248
Gerakan 1001 Digitalpreneur. (*)

RedBabel, Pangkalpinang– Menjadi seorang wirausaha atau yang saat ini lebih dikenal dengan enterprenur di kalangan anak muda, merupakan pilihan yang menantang. Sedangkan kewirausahaan atau entrepreneurship merupakan tentang kreativitas atau inovasi yang menciptakan perubahan dengan memanfaatkan peluang dan sumber-sumber yang ada untuk menghasilkan nilai tambah bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk menjadi seorang enterprenur bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti tidak bisa dipelajari. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang melihat generasi muda sebagai aset bangsa yang perlu diasah kemampuannya dalam kewirausahaan ini, menghadirkan para motivator untuk melakukan diskusi mengenai entrepreneurship.

Dalam kesempatan tersebut, CEO dan Co-Founder Paytren Hari Prabowo, bersama owner JNE Mohammad Feriadi berbagi tips untuk menjadi seorang enterpeneur kepada para pelajar dan mahasiswa. Mereka mengatakan bahwa seorang entrepreneur harus memiliki beberapa keahlian, yaitu problem solving skill yaitu pemecahan masalah yang dihadapi. Kemudian soft mapping skill  yaitu pemetaan untuk memahami kekuatannya, dan juga ada psikologi skill yaitu Faktor-faktor psikologi dan keputusan mengeksploitasi.

Dalam psikologi skill, orang tersebut memiliki kemampuan mengeksploitasi peluang wirausaha dan akan membuat keputusan berbeda dari orang lain pada keadaan dimana informasi dan keahlian yang dimiliki sama, namun karakter psikologis lebih mempengaruhi kemampuan dalam mengeksploitasi. Psikologi skill diantaranya adalah kepribadian, motivasi, evaluasi diri, sifat kognitif, peluang, minat, berani mengambil resiko, kreatif dan inovatif, dan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan. Beberapa Hal tersebut lah yang mampu menunjang bisnis skill seseorang menjadi lebih baik.

Saat ini generasi muda, teknologi, dan bisnis skill merupakan kombinasi yang baik untuk mencetak generasi muda menjadi pengusaha. Dimana generasi muda merupakan kunci kesuksesan sebuah bangsa. Mohammad pun mengatakan, bahwa saat ini penggunaan teknologi sangat mengubah tata cara perniagaan di dunia milenial. “Sekarang sudah enggak zamannya menitipkan produk di toko sebelah. Sekarang mungkin produknya ada di Pangkalpinang, platformnya ada di Jakarta, dan pembelinya mungkin ada di Papua. Dan ini semua dapat terwujud karena adanya teknolog”, Ujar Mohammad.

Untuk itu penggunaan teknologi menjadi sangat penting untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli, yang prosesnya jauh lebih cepat dan lebih mudah. Untuk itu, pemanfaatan sosial media merupakan salah satu alternatif untuk memulai bisnis. “Orang-orang ngga perlu lagi pergi jalan ke toko, belanja sesuatu kemudian bawa ke rumah”, Terang Mohammad. Dalam kegiatan Gerakan 1001 Digitalpreneur Babel ini, para narasumber memberikan inspirasi dan motivasi yang bagus bagi para generasi muda dalam mencari permasalahan, agar dapat menemukan solusi dalam persaingan global. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.