![]()
RedBabel-PANGKALPINANG — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat kerja sekaligus buka puasa bersama pada Ramadan 1447 Hijriah/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel PIA, Jumat (13/3/2026).
Rapat kerja ini dihadiri pengurus, anggota SMSI Babel, serta Dewan Penasehat (Wanhat) diaantaranya Agus Hendrayadi, Syahril Sahidir, Ahmadi Sofyan serta Rikki Permana. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus membahas arah dan strategi SMSI Babel ke depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua SMSI Babel, Suherman Saleh, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mang Herman sapaan akrabnya menjelaskan bahwa rapat kerja memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan arah dan strategi organisasi ke depan.
Ia menegaskan, perkembangan media digital saat ini berlangsung sangat cepat sehingga media siber dituntut tidak hanya cepat dalam menyajikan informasi, tetapi juga akurat dan profesional.
“Media siber dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan profesional. Karena itu SMSI Babel harus menjadi organisasi yang solid secara internal dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi,” katanya.
Dalam rapat kerja tersebut, Mang Herman juga menyampaikan rencana pembentukan panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) SMSI Babel yang akan digelar dalam waktu dekat. Ia mengaku masa kepemimpinannya telah berjalan dua periode sehingga berharap Musprov nantinya dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju.
“Kita akan mulai membentuk panitia Musprov yang bertugas mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara transparan dan profesional. Harapan kita, Musprov ini melahirkan kepemimpinan dan kepengurusan SMSI Babel yang mampu memberikan arah yang jelas bagi perkembangan industri media ke depan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penertiban administrasi dan keanggotaan di lingkungan SMSI Babel. Ia meminta pengurus melakukan verifikasi terhadap anggota agar organisasi berjalan lebih tertib dan profesional.
Menurutnya, pada tahun 2026 SMSI Babel juga menargetkan sejumlah program, di antaranya program penguatan ekonomi organisasi melalui kegiatan usaha koperasi yang sehat dan profesional, kegiatan sosial seperti pembagian daging kurban saat Iduladha, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga negara, BUMN maupun BUMD.
Ia juga mengungkapkan rencana penjajakan kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk program yang berkaitan dengan dukungan dari perusahaan teknologi global.
“Kita juga akan melakukan audiensi dan penjajakan kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga negara, BUMN maupun BUMD. Selain itu ada peluang program kolaborasi dengan pihak teknologi seperti Google yang nantinya bisa diikuti oleh anggota SMSI,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Wanhat SMSI Babel, Agus Hendrayadi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan kilas balik perjalanan organisasi SMSI sejak awal berdiri.
Ia menjelaskan bahwa pada awal pembentukannya, SMSI Babel banyak diisi oleh kalangan wartawan yang memegang perusahaan organisasi perusahaan media siber.
“Awalnya SMSI ini memang banyak diisi oleh teman-teman wartawan, dan ini adalah organisasi perusahaan media siber yang menaungi para pimpinan media,” katanya.
Agus juga menyinggung dinamika organisasi yang pernah terjadi di tingkat nasional hingga akhirnya SMSI berkembang menjadi organisasi perusahaan media yang kuat dan memiliki struktur hingga ke daerah.
Ia berharap ke depan SMSI Babel dapat semakin solid dan mampu mempersiapkan pelaksanaan Musprov dengan baik.
“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita bisa segera membentuk panitia Musprov. Siapa saja yang ingin maju menjadi ketua SMSI ke depan silakan, kami yang senior ini cukup menjadi penasehat saja,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris SMSI Babel, Bardian, menekankan pentingnya penertiban struktur kepengurusan dan keanggotaan di tingkat kabupaten dan kota.
Ia menyebutkan bahwa saat ini di Babel terdapat sekitar 27 perusahaan media yang telah memiliki nomor registrasi keanggotaan di SMSI.
“Namun dari jumlah tersebut yang hadir pada kegiatan ini tidak banyak, mungkin sekitar sepuluh. Karena itu kita ingin ada komitmen bersama agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Bardian juga meminta agar pengurus di daerah segera melengkapi struktur organisasi, termasuk posisi sekretaris dan bendahara, sehingga keberadaan SMSI di tingkat kabupaten/kota dapat berjalan lebih efektif.

Menurutnya, penertiban kepengurusan juga berkaitan dengan peluang program kerja sama yang akan dijalankan SMSI, termasuk program dukungan dari Google yang saat ini tidak lagi hanya melihat jumlah pengunjung media, tetapi juga melihat kekuatan organisasi media di tingkat daerah.
“Google sekarang tidak lagi hanya melihat media yang besar atau memiliki banyak pengikut. Mereka melihat bagaimana organisasi media itu terstruktur hingga ke daerah. Karena itu kita harus memastikan kepengurusan SMSI di Bangka Belitung tertata dengan baik,” jelasnya.
Rapat kerja tersebut kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota SMSI Babel. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan industri media siber Babel.(SMSIBabel/RB)
