Disdik Belitung Sosialisasikan Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga

0
261

RedBabel, Belitung- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Belitung bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan kegiatan sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Kabupaten Belitung tahun 2018. Kegiatan berlangsung di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Belitung, Senin (27/08). Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Parianta mengatakan kegiatan tersebut adalah sebagai sosialisasi mengenai peran dan keterlibatan keluarga dalam sebuah proses pendidikan.

“Dalam suatu proses pendidikan sangat diperlukan sinergi dan kerjasama antara pilar penopang pendidikan.Tidak hanya ditumpuhkan kepada sekolah saja,” katanya dalam sambutan. Menurut Parianta, ada tiga pilar penopang pendidikan antara lain adalah sekolah, keluarga dan masyarakat. Ketiga pilar tersebut harus mampu menjalin sinergi yang baik serta mampu menjalankan perannya masing-masing. “Tiga pilar tersebut harus bersinergi. Kebanyakan saat ini diserahkan ke sekolah saja padahal ada pilar lain yakni keluarga dan masyarakat”, Terangnya. Ia menilai penyelenggaraan pendidikan keluarga sangat penting untuk dilakukan.

Sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas proses pendidikan. “Harus kita pahami dengan baik, dan diterapkan. Pendidikan keluarga sangat penting, karena jam di rumah lebih banyak dari pada di sekolah”, Imbuhnya. Sementara itu, Sukiman selaku Direktur pembinaan pendidikan keluarga
Ditjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud mengatakan, keluarga harus terlibat dan berpartisipasi dalam proses pendidikan sesuai dengan Permendikbud Nomor 30 tahun 2017 tentang pelibatan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan.

Penyelenggaraan pendidikan keluarga sangat penting dilakukan karena saat ini anak-anak menurutnya berada dalam beberapa ancaman. “Ancaman yang dihadapi anak-anak kita adalah kekerasan, narkoba, radikalisme, tindakan amoral dam pornografi. Itu bisa terjadi dimana saja dan kapan saja”, Katanya. Ia mencontohkan penyelenggaraan pendidikan keluarga bisa dalam berbagai bentuk. Dan dilaksanakan oleh inisiatif pihak sekolah. “Ada upaya kemitraan antara sekolah dan keluarga misalnya dalam berbagai kegiatan. Guru bisa memberikan ucapan selamat kepada orang tua siswa jika mendapatkan nilai tinggi atau mewakili sekolah diajang perlombaan”, Ungkapnya. (RR/Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.