Direktorat Polair Polda Babel Berhasil Menggagalkan Rencana Penyelundupan Ribuan Minuman Beralkohol Ilegal, Gubernur Erzaldi Ungkapkan Hal Ini

0
85

RedBabel-Bangka – Rabu (17/6/20). Gubernur Erzaldi mengahadiri, agenda pelaksanaan kegiatan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol ilegal, di Dermaga Polair Polda Babel, di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menunjukkan rasa bangga dan pujian terhadap keberhasilan Direktorat Kepolisian Perairan (Polair) Polda Kepulauan Bangka Belitung, yang menggagalkan rencana penyelundupan ribuan minuman beralkohol ilegal di Selat Bangka.

Dengan keberhasilan pengungkapan kasus cukup besar ini, membuat masyarakat Bangka Belitung pada khususnya menjadi aman dan nyaman.
Perasaan bangga dan pujian tersebut disampaikan, Dengan sinergisitas antara pemerintah, TNI/Polri, kejaksaan, dan pengadilan serta stakeholder lainnya.

Gubernur Erzaldi yakin akan membuahkan hasil yang signifikan. Bukan hanya untuk penangkapan kejahatan saja, tetapi lebih dari itu, yaitu pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini.

Dengan penangkapan ini berarti Polda Kepulauan Bangka Belitung telah mengungkap dua kasus besar dalam waktu yang relatif dekat.

“Saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kepolisian, kejaksaan, TNI, dan pengadilan serta masyarakat, yang telah bahu-membahu secara bersama-sama memberikan rasa aman, nyaman, dan memberikan pelayanan yang optimal serta kinerja yang tinggi. Ini adalah suatu anugerah yang dimiliki Bangka Belitung,” Ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga mendukung barang bukti berupa kapal berkekuatan 70 knot untuk dihibahkan kepada Polair Polda Babel untuk mendukung tugas dan fungsinya. Hukuman 2,5 tahun bagi para pelaku, menurut Gubernur Erzaldi juga adalah langkah yang tepat untuk membuat efek jera.

Kehadiran para tokoh agama dalam kegiatan ini juga disebutkan Gubernur Erzaldi akan menambah keyakinan bahwa Bangka Belitung fokus dalam memberantas segala bentuk kejahatan dan pelanggaran lainnya.

Sebelumnya Kapolda Babel, Irjend. Anang Syarif Hidayat dalam sambutannya menjelaskan proses penangkapan minuman ilegal oleh Ditpolair Polda Babel sangat dramatis. Setelah tiga kali melintas perairan Bangka. Perairan di sebelah barat Pulau Bangka menjadi jalur yang rawan penyelundupan karena ombak yang tidak terlalu tinggi dan relatif sepi.

Dengan penangkapan ini, dirinya meminta kepada Anggota Polda Babel agar tidak berbangga berlebihan dan menjadikan momen ini sebagai suatu pelajaran berharga bahwa wilayah gugus tugas kita ini ternyata cukup rawan dan pihaknya yakin masih ada upaya-upaya seperti itu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Babel, Ranu Mihardja menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu tugas dan fungsi masing masing lembaga yang memiliki kewenangan proses pemusnahan barang bukti.

Selain 9.611 barang bukti minuman ilegal yang dimusnahkan, dalam penangkapan ini juga disita 10 unit telepon seluler dan satu unit kapal cepat dengan tujuh mesin penggerak. Proses penuntutan sudah selesai, yang terdiri dari empat berkas perkara dengan 10 terdakwa. (*Ab-RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.