Demi Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Warga Mengkubung Menuntut Tambang Rakyat Kembali Dibuka

0
71
Kasim Sebagai Ketua RT di Dusun Mengkubung Membantah Adanya Pungutan Uang Bendera Sebesar 5 juta Rupiah

RedBabel-BELINYU – Puluhan warga Mengkubung mendatangi kediaman Ketua RT hendak mencari pekerjaan dikarenakan mata pencarian selama ini tambang laut sedang dihentikan aktifitasnya.

Ketua Rukun Tetangga (RT) Dusun Mengkubung Kasim saat dijumpai awak media Minggu (28/3/2021), mengungkapkan kehadiran warga di kediamannya berharap aktifitas Tambang Rakyat di laut Mengkubung segera beraktifitas kembali.

Masyarakat sebagai pekerja Pertambangan Rakyat di laut Mengkubung berharap dengan dibukanya aktifitas penambangan, bisa memaksimalkan potensi peningkatan perekonomian. Apalagi di masa pandemi, sementara lapangan pekerjaan sulit didapatkan.

Lebih lanjut Kasim mengungkapkan ketika pertambangan Timah Rakyat berjalan di dusun Mengkubung banyak manfaat bagi warga kampung dan perekonomian masyarakat pun ikut menggeliat.

“Alhamdulillah hasil sumbangan dari penambang rakyat di laut Mengkubung sudah bisa membeli mobil ambulance Kampung, membangun Masjid, rumah singgah di Perkuburan, tenda dan kursi untuk masjid, perbaikan sarana umum, pembagian sembako, semua itu murni dari hasil penambangan masyarakat di laut Mengkubung tidak ada bantuan dari pihak manapun, jadi saya menilai apa yang telah dilakukan penambang tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh warga” ungkap Kasim

“Namun sekarang semenjak tambang rakyat di laut Mengkubung dihentikan, ekonomi masyarakat pun menjadi lesu dan saya takut terjadi tindakan kriminal, karena masyarakat susah mencari lapangan pekerjaan”, imbuhnya

“Kami berharap tambang laut di Mengkubung cepat beroperasi kembali, bisa melanjutkan pembangunan yang belum terselesaikan serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat,” harap Kasim

Di tempat terpisah siti (46) ibu rumah tangga menyampaikan ke awak media semenjak tambang laut beraktifitas masyarakat Mengkubung sejahtera.

“Setiap bulan ada pembagian sembako serta sejumlah uang dari kompensasi penambang untuk masyarakat dan kami ibu-ibu juga bisa ngelimbang, sehingga menghasilkan uang untuk membantu perekonomian keluarga” ungkapnya

Namun semenjak pertambangan Rakyat di laut Mengkubung dihentikan perekonomian menjadi lesu, dan kami berharap tambang rakyat diLaut Mengkubung cepat beraktifitas kembali”, tutup Siti. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.