Dalam Giat Tanam Pohon di Bukit San Buk, Gubernur Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan

0
316

RedBabel, Bangka Induk- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Senin (14/1/2019) pagi, melakukan kegiatan penanaman pohon di Kawasan Hutan Bukit Rebo (San Buk) Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kegiatan penghijauan bukit rebo ini, dipelopori oleh Yayasan Bangka Alam Lestari yang diketuai Then Foeng Fa alias Ahung ini, melibatkan Dinas Kehutanan Babel, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, masyarakat dan stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi mengatakan, dirinya memastikan datang ke tempat ini, karena melihat semangat masyarakat untuk merawat melindungi, bahkan menanam atau menghijaukan kembali bukit yang sudah lama rusak, lantaran diambil batunya dan ditebang pohonnya.

Pemerintah dalam hal ini, kata dia, tidak tinggal diam, segala upaya telah dilakukan dalam rangka menjaga dan melindungi alam Bangka yang dirusak oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pol PP maupun Polhut Kepulauan Bangka Belitung tiada hari tanpa turun ke lapangan. Namun, dengan keterbatasan yang dimiliki, saya meminta masyarakat untuk turun langsung dan ikut berpartisipasi menjaga alam ini. Salah satunya, adalah Yayasan Alam Bangka Lestari yang sebenarnya sudah lama ingin menghijaukan kawasan ini,” ujar Gubernur.

Bahkan bukan hanya di kawasan ini saja, dikatakan Gubernur, Yayasan Alam Bangka Lestari juga sengaja mendatangkan bibit pohon Trembesi untuk penghijauan di sepanjang jalan lintas timur Bangka.

Gubernur mengapresiasi langkah Yayasan Bangka Alam Lestari ini. Ia yakin dan percaya kalau niat sudah termantapkan tidak ada halangan yang bisa menghalangi.

Dirinya meminta agar instansi terkait untuk segera dan jangan menunda izin memanfaatkan hutan lindung ini.

Gubernur juga memberikan kuasa kepada Yayasan Alam Bangka Lestari agar apabila ada yang mencoba merusak bukit ini, baik menebang pohon maupun mengambil batu di bukit ini, untuk segera ditangkap dan diserahkan kepada Polisi Hutan agar diproses.

Katanya, Bukit Rebo ini merupakan salah satu kawasan ekonomi khusus (KEK), yang sebentar lagi akan ditandatanagani oleh Presiden. Untuk itu, dirinya berpesan agar kawasan ini nanti bisa menjadi daya tarik wisata.

Gubernur Erzaldi juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan terutama menanam pohon. Jangan berfikir kapan pohon itu menghasilkan, tetapi dengan iklhas dan rela hasilnya untuk anak cucu kita nanti.

Sebelumnya Ketua Yayasan Alam Bangka Lestari menyampaikan, awal tahun 2019 ini, pihaknya bersama dengan KPHP Sigambir melakukan program kerjasama berupa penanaman 1.000 pohon berbagai varian di Bukit Rebo/Sak Buk.

Selain itu, penanaman 4.000 pohon trembesi di sepanjang lintas timur dari Jembatan Emas hingga Persimpangan Pantai Rebo. Serta pemeliharaan rutin pohon yang di tanam ini, dengan melakukan penyiraman, pembersihan dan menjaga dari bahaya kebakaran. Program ini akan terus berkelanjutan hingga tahun 2026.

Ia juga menjelaskan, program lain yang dilakukan oleh Yayasan ini adalah membuat International Meditation Centre, Sekolah Alam, Pelatihan Bahasa dan Ilmu Pengetahuan, Camping Ground, Trecking Area, Rehabilitasi Narkoba dengan pendampingan spiritual serta sarana rekreasi.

Pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi langsung dalam pelestarian lingkungan dan sosial secara umum. Hal ini, diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak dan untuk itu pihaknya memohon dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, utamanya dalam hal perizinan.

Selain menanam pohon, Gubernur beserta rombongan juga melakukan pelepasan burung ke udara. (*Ab/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.