Climate Corner Babel Edukasi Siswa SMK Negeri 2 Sungailiat

Loading

RedBabel-BANGKA— Upaya meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan terus dilakukan melalui kegiatan edukasi langsung di sekolah. Fasilitator Daerah Climate Corner Bangka Belitung menggelar kegiatan Goes To School di SMK Negeri 2 Sungailiat dengan mengangkat tema “Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Menghadapi Perubahan Iklim.”, (28/9/2026).

Dwi Dery Setiadi, S.Kom., selaku Guru SMK Negeri 2 Sungailiat, menyambut baik kegiatan edukasi lingkungan yang dilaksanakan di sekolah. Dalam kehadiran Green Leadership Indonesia memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai isu lingkungan secara langsung.

Kita kebetulan ada kedatangan dari Green Leadership Indonesia tentang pencegahan karhutla dan menjaga alam, tentang perubahan iklim kepada anak-anak didik kita untuk hari ini. Harapannya dengan adanya kegiatan ini, anak-anak bisa mengetahui, bisa mencegah, kemudian bisa menjaga alam kita.Para siswa juga diharapkan mampu menerapkan tindakan nyata yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan.

Bacaan Lainnya

Ahmad Juliyanta dari Fasilitator Daerah Climate Corner Bangka Belitung turut terlibat dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu perubahan iklim dan lingkungan.generasi muda memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran dan mengajak lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga alam. Perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Dari sekolah, dari kebiasaan sederhana, dan dari kepedulian anak muda, kita bisa mulai menjaga lingkungan dan mencegah kerusakan alam.

Sementara itu, narasumber dari abng Andre Z dari Komunitas Kelekak Bangka menjelaskan terkait dengan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Dan Karhutla. Para peserta diajak melihat bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun organisasi lingkungan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pelajar dan masyarakat.

Kegiatan Goes To School ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah. Melalui edukasi mengenai pencegahan karhutla, perubahan iklim, dan pelestarian keanekaragaman hayati, para pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang lebih peduli terhadap kondisi lingkungan Bangka Belitung serta mampu menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi aksi nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.(Azl/RB)

About The Author

Pos terkait