Catatan Harapan Ketum PMII Bangka Untuk Pangkalpinang

0
218

RedBabel-PANGKALPINANG — Kota Pangkalpinang atau yang sering kita dengar kota beribu senyuman adalah ibu kota Provinsi Kepualauan Bangka Belitung yang memiliki keindahan yang luar biasa, salah satu ikon keindahan kota ini adalah Taman Sari (Wilhelmina Park) yang terletak di jalan Diponegoro komplek Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang.

Di dalam taman sari tersebut juga terdapat pajangan sumber pembelajaran sejarah misalnya seperti tokoh pejuang Bangka, Prasasti, dan Sejarah perjuangan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, ikon sejarah yang dipajang dalam taman tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan generasi-generasi penerus bangsa yang berkunjung ke taman tersebut.

Selain sebagai taman hiburan, Wilhelmina Park atau sering dikenal Taman Sari Pangkalpinang juga menjadi sumber belajar bagi masyarakat terutama lingkungan dan sejarah perjuangan bangsa.

Di samping itu juga Taman sari Pangkalpinang juga menjadi salah satu ruang publik yang keberadaannya memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya masyarakat kota Pangkalpinang, sebagai taman kota maupun taman hiburan taman sari tentunya menjadi ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai paru-paru kota Pangkalpinang yang menyumbang zat asam.

Hal itu saya rasakan sendiri, ketika saya berhenti untuk istirahat di taman sari Pangkalpinang dan disana udaranya terasa sangat sejuk cocok untuk semua kalangan baik orang tua, muda-mudi, beserta anak-anak.

Tetapi saya mendengar dan melihat langsung keadaan fasilitas Taman Sari (Wilhelmina Park) Pangkalpinang banyak yang rusak baik dari lampu-lampu yang bergantung di tengah taman banyak yang hilang, lantainya yang dekat tugu I love PGK yang berpola seperti bunga itu sebagian ada yang rusak, terus rumah pohonnya juga dilihat dari bentuknya sudah lama mengalami kerusakan.

Dalam hal ini tentu pemerintah kota Pangkalpinang (Pemkot Pangkalpinang) harus segera memperbaiki fasilitas kerusakan yang ada di Taman Sari tersebut, apalagi taman itu bersebelahan dengan Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang tentu sangat mudah untuk melihat keadaan taman sari sekarang. Mengingat taman sari adalah taman hiburan yang sangat bermanfaat bagi kalangan masyarakat baik dilihat dari lokasinya yang strategis dipusat kota, sering dipakai oleh mahasiswa, pemuda, dsb untuk  bersantai dan berdiskusi, mereka  melakukan kegiatan juga, dan menjadi objek wisata masyarakat Babel, serta di dalam taman tersebut juga bisa belajar sejarah perjuangan bangsa.

Sangat disayangkan jika taman tersebut tidak diperhatikan segera oleh pihak pemerintah kota, karena menjadi salah satu ikon kota Pangkalpinang. Apalagi dalam waktu dekat ini pemerintah kota Pangkalpinang menjadi tuan rumah Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Daerah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 8, 9, dan 10 Juni 2022. Dimana pihak Pemkot Pangkalpinang akan menyambut 12 Kepala Daerah dari Sumbagsel dan satu dari Bogor.

Seperti yang saya kutip dari bangkapos.com Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu ajang bisnis, promosi, dan informasi produk serta jasa unggulan dari kota-kota anggota Apeksi. Selain itu, ini juga menjadi ajang City Branding untuk memberikan citra yang positif dan bersifat persuasif untuk mendatangkan wisatawan.

Selanjutnya Maulan Aklil juga mengatakan, Muskomwil tersebut nantinya akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Pangkalpinang agar kembali menggeliat seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini saya sangat apresiasi terhadap Walikota Pangkalpinang dan Pemkot Pangkalpinang karena mau dan siap menjadi tuan rumah Muskomwil II Apeksi Sumbagsel, selain ajang City Branding tentu dengan kegiatan ini kota Pangkalpinang atau kota beribu senyuman akan semakin menaikkan gairah parawisata.

Oleh sebab itu, disini saya Charles Swarda Ketua Umum PMII Bangka menyarankan dan berharap kepada Walikota Pangkalpinang dan pihak Pemkot Pangkalpinang untuk segera memperbaiki segala kerusakan fasilitas yang ada di Taman Sari (Wilhelmina Park), apalagi untuk mempersiapkan Muskomwil II Apeksi Sumatera Bagian Selatan yang akan dikunjungi oleh 12 Kepala Daerah dari Sumbagsel dan satu dari Bogor.

Jangan sampai kelalaian Pemkot Pangkalpinang terhadap taman sari atau Wilhelmina Park yang merupakan salah satu ikon kota Pangkalpinang malah membuat citra yang tidak bagus terhadap ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.(*RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.