Cangkang Sawit Babel Tembus Pasar Ekspor, Menteri Pertanian RI Berterima Kasih Pada Gubernur Erzaldi

0
55

RedBabel-Bangka – Beberapa waktu lalu Menteri Koperasi dan UKM RI melakukan pelepasan ekspor lidi nipah Babel ke Negara Nepal. Sabtu pagi (8/8/20), kembali kegiatan pelepasan ekspor dilakukan serta dilepas secara langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, dan unsur Forkopimda Babel melepas secara langsung ekspor perdana cangkang sawit sebanyak 10.000 ton ke Jepang senilai 11 miliar rupiah.

Pelepasan ekspor cangkang sawit tersebut dilaksanakan di halaman PT Bangka Asindo Agri (BAA) Kenanga Kabupaten Bangka, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunard, Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, Sekretaris Disperindag Babel, Deki Susanto, Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Babel, Fadjri Djagahitam dan jajaran PT BAA.

Usai melepas ekspor, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan limbah cangkang sawit mulai hari ini sudah menjadi ekspor, sehingga tidak ada lagi yang terbuat percuma dari sawit.

Menurutnya, hal itu terjadi berkat kerja sama dan kerja keras Gubernur beserta jajarannya serta masyarakat Bangka Belitung juga dengan dukungan dari Kapolda dan Danrem Babel.

Oleh sebab itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, Gubernur Erzaldi beserta jajaranya dan unsur Forkopimda Babel serta pengusaha yang telah telah mendorong ekspor komoditi cangkang sawit ini.

“Cangkang sawit ini baik untuk pemerintah, negara, dan baik untuk rakyat. Terima kasih Pak Gubernur dan pengusaha yang telah mendorong ini,” Ungkap sang Menteri.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menuturkan Babel kembali mengekspor cangkang sawit sejumlah 10.000 ton dan negara Jepang juga sudah mengajukan permohonan onggok kering dengan jumlah 250 ton perbulan.

Menurutnya, peluang ini merupakan kerja sama antar pusat dan daerah, termasuk adanya tim percepatan ekspor yang akan berkoordiansi dengan pusat, salah satunya karantina perdagangan.

“Saya sangat bersyukur Pak Menteri datang ke Babel dan mempersiapkan hal–hal ketahanan pangan khususnya di Babel dan bersyukur lagi Babel termasuk 17 provinsi yang menjadi perhatian untuk penguatan ketahanan pangan,” Ungkapnya.

Gubernur Erzaldi menjelaskan bahwa untuk ketahanan pangan, Pemda telah menyiapkan lahan pertanian sebanyak 30.000 hektar lahan cadangan.

“Nantinya akan mengudang khusus kabupaten dan kota, untuk bergerak bersama-sama dengan Pak Menteri,” Pungkas Gubernur Erzaldi. (*Ab-RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.