BNN Kab. Bangka Gelar Raker Tahun 2019

0
251
Kepala BNN Kab Bangka Eka Agustina SKM membuka secara resmi Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan masyarakat Tahun 2019.

 

Redbabel, Sungailiat – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan masyarakat Tahun 2019.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Novilla Sungailiat Kab. Bangka, selasa (19/02/19) dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Kab Bangka Eka Agustina SKM

Dalam sambutannya ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang terdiri dari komponen masyarakat di 10 wilayah yang meliputi kelurahan desa dan kecamatan yang ada di wilayah kab. Bangka yang sudah turut hadir dalam kegiatan rutin BNN Kab. Bangka.”

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Nanang Hadiayanto memberikan sambutan

Menurutnya dalam kegiatan kali ini BNN Kab. Bangka memberikan bekal kepada para peserta dengan mengundang beberapa pemateri yakni dari BNN Prov Kep Babel, BNN Kab Bangka dan Polres Bangka

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Nanang Hadiayanto menyampaikan” Betapa pentingnya peran masyarakat terhadap program pencegahan terhadap pencegahan dan peredaran gelap narkoba di Prov Kep Bangka Belitung khususnya di Kab Bangka.”Ungkapnya

Ia mengatakan “Narkoba di Indonesia berkembang dengan banyak cara, diantaranya potensi jaringan internasional, jalur masuk wilayah sebaran, serta masih ada oknum yang mengendalikan dalam lapas.

“Saat ini pada tingkat prevelensi Provinsi Babel berada pada peringkat 28 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia dengan tingkat prevelensi 1,49 persen itu artinya Provinsi Kep Babel masih rendah dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba.”

Namun demikian kita selaku masyarakat dan petugas BNN tidak hanya tinggal diam dan membiarkan, itu semua harus terus dicegah dan ditekan angkanya jangan sampai anak cucu generasi bangsa kita terjajah oleh para penjahat narkoba yang tiada lelah menghancurkan negara melalui narkoba.”

Bila dikatagorikan berdasarkan pekerjaan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba tertinggi pada kategori pekerja yang mencapai angka 59 persen, pelajar/mahasiswa 24 persen dan populasi umum 17 persen.”Jelasnya

Saya menghimbau kepada seluruh peserta untuk terus berupaya dalam mencegah terjadinya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan keluarga dan tempat tinggal masing-masing

“Sebagai orang tua, harus bisa menilai anak yang terindikasi menyalahgunakan narkoba dengan memperhatikan pola makan, pola tidur, pergaulan serta tanda tanda fisik pada anak. “Tutupnya

Di tempat yang sama Kepala BNN Kab. Bangka Eka Agustina SKM mengatakan “Kepada peserta yang terlibat dalam kegiatan ini harus mempersiapkan diri untuk dijadikan penggiat anti narkoba di lingkungan masing-masing sehingga peran masyarakat dalam desa, kelurahan dan kecamatan dapat menguat dan membesar dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.”

Ia juga mengatakan BNN Kab. Bangka juga sudah ada fasilitas rehabilitasi yakni Klinik Pratama yang berlokasi di Kantor BNN Kab. Bangka, jadi kepada masyarakat yang terindikasi penyalahgunaan narkoba yang ingin direhab serta konseling silahkan datang di Klinik Pratama dan tidak dikenakan biaya.”

Tak hanya itu, peran untuk membasmi peredaran gelap narkoba bukan hanya tugas BNN maupun pihak berwenang saja, melainkan kita selaku masyarakat memiliki peran paling penting dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba khususnya di wilayah Kab. Bangka.” Kata Eka Agustina

Kasat Binmas Polres Bangka IPTU Nanang Suwardi menambahkan”Peran serta masyarakat sangat penting dalam meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kab Bangka.

Ia jelaskan ada tiga faktor pemicu seseorang menyalahgunakan narkoba yakni faktor diri, faktor lingkungan dan faktor ketersediaan narkoba

Untuk itu kepada peserta agar selalu mawas diri terhadap perkembangan serta pergaulan anak di rumah, jangan sampai lepas dari pengawasan.

Itu semua merupakan tugas kita selaku orang tua, guru, organisasi, BNN, Kepolisian, bahkan semua elemen dan lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, tutupnya.

(Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.