BNN Kab Bangka Bersama stakeholder Kampanyekan Bahaya Narkoba

0
229

 

Redbabel, Sungailiat – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka menggelar Kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Institusi Pendidikan TA 2019.

Kegiatan yang bertema”Bersama Kita Tingkatkan Komitmen Institusi Pendidikan Dalam Upaya P4GN di Kabupaten Bangka” berlangsung di hotel Pesona Bay selasa (12/02/19)

Kepala BNN Kab Bangka Eka Agustina SKM dalam materinya menyampaikan” Himbauan kepada peserta kegiatan yang berprofesi sebagai tenaga pendidik disekolah masing masing untuk selalu memperhatikan pergaulan dan gerakan-gerakan aktif para siswa-siswi disekolah.”Ungkapnya

Menurutnya “Hal ini harus dilakukan karena peredaran gelap narkoba bukan hanya masuk ke ranah orang dewasa tetapi sudah masuk ke ranah anak-anak khusus nya kategori SMP yang labil dan dalam proses transisi dari jenjang anak-anak menuju remaja.”

Ia pun menceritakan “Beberapa waktu lalu BNN Propinsi Bangka Belitung berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 kg yang diselundupkan dengan truk membawa tepung sagu seberat 14 ton dari Palembang ke pulau Bangka melalui pelabuhan Tanjung Kalian muntok.

Melihat kejadian ini ia pun mengajak seluruh stakeholder atau pihak yang dianggap memiliki peran lebih dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba bekerja sama dengan kementerian agama dalam hal, setiap calon pengantin yang mendaftakan diri ke KUA diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Bebas Narkoba sebagai bentuk upaya pencegahan dini peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba.”Ungkapnya

“Kategori penyalahgunaan narkoba di Indonesia yakni pekerja 50,34%, Pengangguran 22, 34% dan pelajar 27,32 %. Itu artinya, kalangan pelajar di Indonesia sudah terpapar penyalahgunaan narkoba.”

“Itu sebabnya BNN Kab Bangka menyelenggarakan kegiatan asistensi ini kepada pihak tenaga pendidik agar menjadi perpanjang tangan BNN dalam mencegah peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.”Pungkasnya

Di tempat yang sama Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kab Bangka Abdul Manan, SKM mengatakan”Di Indonesia mengalami beberapa permasalahan narkoba diantaranya penyalah guna narkoba, penyelundupan narkoba serta proses hukum yang butuh perhatian ekstra dalam vonis yang lebih serius.”

Dalam hal ini kita menghimbau kepada elemen pendidikan seperti para tenaga pendidik dan kepala sekolah agar tidak henti-hentinya ikut mengkampanyekan program anti narkoba kepada siswa-siswi serta para wali murid.

“Karena ini proses dan prosedur rehabilitasi pada penyalah guna narkoba, bila ada menemukan kasus seperti ini silakan bawa yang bersangkutan ke Kantor BNN Kab Bangka Bid Rehabilitasi tidak ada biaya dan jangan takut malu untuk datang melapor.”Ungkapnya

Kepala DP2KBP3A Kab Bangka
Nurita S.Sos menambahkan “Adapun dampak dari pengguna narkoba yakni gangguan terhadap fisik, berwajah pucat, serta beberapa indikasi fisik lain yang dapat dilihat oleh orang awam sekalipun.

“Tingkatan pergaulan bebas di Propinsi Kep Babel khususnya wilayah kab Bangka sangat tinggi, itu dilihat dalam indikator tingginya rasio kehamilan diluar nikah bahkan masih berstatus sebagai pelajar, ini tentu menjadi tugas kita bersama, khususnya kami di DP2KBP3A Kabuaten Bangka.”Ujarnya

Tak lepas dari itu, para guru dan orang tua memiliki peran paling penting dalam mencegah terjadinya hal tersebut. Salah satunya dengan cara pengawasan ruang lingkup pergaulan, bahkan sesekali bawa anak ke BNN untuk langsung di tes urine.”

“Dengan begitu, sejak dini kita terus memantau dan mengawasi perkembangan anak melalui pergaulan serta peran aktif organisasi dan kegiatan positif anak.”Tutupnya

(Sdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.